nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Sisakan Trauma untuk Putri Rian D'Masiv

Hana Futari, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 21:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 11 33 2151737 banjir-sisakan-trauma-untuk-putri-rian-d-masiv-5Xxc6Dpxyi.jpg Rian Dmasiv (Foto: Instagram @rianekkypradipta)

JAKARTA – Lebih dari sepekan pascabanjir Jabodetabek, kawasan hunian musisi Rian D'Masiv kembali kondusif. "Alhamdulillah, rumah sudah bisa dimasuki meski masih berantakan," ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada 9 Januari 2020.

Rian D'Masiv itu mengaku, banjir terparah yang melanda kawasan tempat tinggalnya di Kemang, terjadi pada 2 Januari 2020. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa dan menenggelamkan lantai satu rumahnya.

Akibatnya, beberapa barang seperti piano, kulkas, meja dan kursi, serta satu unit mobil rusak karena terendam banjir. Secara materiil, Rian D'Masiv mengaku rugi cukup besar.

Baca juga: Dampak Banjir, Rian D'Masiv Rugi Ratusan Juta

Rumah Rian Dmasiv

Namun, itu bukan hal utama baginya. Pemilik nama asli Rian Ekky Pradipta itu mengaku, sangat bersyukur istri dan anak-anaknya dalam keadaan aman. "Terpenting, mereka selamat dan tidak ada yang sakit," imbuhnya.

Akibat banjir, Rian D'Masiv terpaksa mengungsikan istri dan kedua anaknya selama 5 hari di kediaman sang ibu di Ciledug, Tangerang. "Sedangkan saya harus bolak-balik rumah mama dan ruko karena masih ada pekerjaan," kata dia lagi.

Banjir Menyisakan Trauma

Rian Dmasiv

Tak hanya mengalami kerugian materiil, Rian D'Masiv mengaku, banjir juga berdampak pada psikologis putri sulungnya, Euralia Cassidy.

"Ralia sih (trauma). Dia sempat menangis saat melihat saya menerjang banjir. Dia bilang, enggak mau ayahnya bekerja. Tapi kan saya harus kerja untuk membeli susu dia," ujar pelantun Cinta Ini Membunuhku tersebut.

Baca juga: Penampilan Super Junior Berangkat ke Indonesia, Shindong Bikin Pangling

Kini, rasa trauma putrinya masih terlihat saat hujan deras turun. "Kalau hujan, dia lari dan peluk kami orangtuanya. Sepertinya, dia masih takut akan banjir lagi," imbuhnya.

'Teguran' untuk Pemerintah

Rian Dmasiv

Aksi Rian D'Masiv menerjang banjir dengan tas penuh perlengkapan alat musik sempat diabadikannya lewat media sosial. Dia mengaku, sang istri Sri Ayu Murtisari sempat melarangnya untuk mengunggah foto tersebut.

Namun dia menilai, unggahan itu bisa menjadi 'teguran' bagi pemerintah untuk bergerak cepat menangani banjir. "Tapi kemudian, malah banyak yang chat dan mengungkapkan keprihatinan mereka. Ternyata banyak yang peduli dan memerhatikan kami," tuturnya.

Ajang Introspeksi Diri

Penanganan banjir, menurut Rian D'Masiv, harus dilakukan dengan sinergi. Tak hanya langkah strategis yang diambil pemerintah, dia menilai masyarakat juga harus berperan aktif.

"Jadi memang harus ada kolaborasi yang apik antara pemerintah dan masyarakat. Tak sekadar menyalahkan pemerintah saja. Sebagai masyarakat, kita juga harus bisa mengintrospeksi diri," ungkapnya.

Perbaikan diri, menurut musisi 33 tahun itu bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Menerapkan gaya hidup sadar lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, diyakininya merupakan cara sederhana yang paling efektif mencegah banjir.*

1
3
BERITA FOTO
+ 5

Ketika Dmasiv Hibur Penumpang KRL Commuter Line

Band D'Masiv menghibur penumpang KRL dalam rangka merayakan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh tiap tanggal 4 September. Grup band yang digawangi Rian ini menghibur pengguna jasa KRL dengan menyanyikan sejumlah lagu hits mereka. di Dalam KRL. Rian juga mengajakpara pengguna jasa untuk mencintai KRL Commuter Line dengan menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama di kreta.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini