6 Mobil Terendam Banjir, Parto Patrio: Ini Paling Parah

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 11 33 2151736 6-mobil-terendam-banjir-parto-patrio-ini-paling-parah-AJ3YJPoNnr.jpg Patro Patrio (Foto: Instagram @partopatrio)

JAKARTA - Banjir yang merendam Jakarta dan sekitarnya menyisakan dampak besar bagi Parto Patrio. Enam mobil termasuk satu milik tamu Parto terkena imbas banjir dengan kondisi cukup parah.

“Kebetulan bukan mobil saya semua. Ada mobil tamu juga yang berkunjung di tahun baru itu. Dia enggak sempat pulang karena malam tahun baru sampai tanggal 1 hujan besar kan, jadi kena lah,” ujar Parto Patrio.

Dalam lanjutannya Parto mengatakan, dia dan keluarga sedang berada di rumah saat banjir datang. Pemilik nama asli Eddy Soepono menyaksikan langsung bagaimana air perlahan masuk ke kediamannya.

Baca juga: Bersihkan Lumpur Pasca Banjir, Istri Parto Patrio Gunakan Air Minum

Mobil Parto Patrio terendam banjir

“Enggak tahu kenapa tahun ini kita enggak kemana-mana. Biasanya setiap tahun kita pergi. Kebetulan tahun ini enggak kemana-mana di rumah saja. Jadi proses dari air masuk ke rumah dan terus ke ruang tamu, kita tahu semua,” jelas dia.

Sejatinya, banjir cukup sering melanda kawasan kediaman Parto Patrio. Banjir kali ini merupakan pengalaman ketiga pria 58 tahun sejak menetap di sana.

“Paling banjir sampai teras saja. Saya enggak antisipasi akan naik. Karena ternyata ada tiga titik jebol bendungan. Sebelah kiri rumah saya tanggul jebol, kanan tanggul jebol juga. Dua titik pertama tanggul jebolnya cuma sampai jalanan saja. Nah tanggul ketiga jebol baru masuk ke rumah,” terangnya.

Baca juga: Penampilan Super Junior Berangkat ke Indonesia, Shindong Bikin Pangling

Parto Patrio

Namun kata Parto lagi, banjir kali ini merupakan yang terparah yang pernah dia alami.

“Ini musibah kan, tanggul jebol kan. Memang terakhir ini paling parah,” ungkap sang komedian.

Kendati demikian, Parto enggan terlalu memusingkan bencana banjir yang baru saja menimpanya. Dia percaya bahwa kerugian akibat banjir kelak akan mendapat penggantinya.

“Gue mah anteng saja. Karena rejeki ada yang atur. Rejeki Tuhan yang atur ya. Saya ikhlaskan saja. Lo mau kerja keras gimana juga kalau memang enggak rejeki ya enggak akan dapat,” pungkasnya.

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini