nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wave of Tommorow Sajikan Festival Seni Berbasis Teknologi dan Musik

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 02:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 04 205 2137889 wave-of-tommorow-sajikan-festival-seni-berbasis-teknologi-dan-musik-T4FDBFgkDD.jpg Wave of Tommorow (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Festival seni berbasis teknologi dengan pertunjukan musik fantastis, Wave of Tommorow kembali digelar untuk kedua kalinya. Bertempat di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Wave of Tommorow akan digelar selama 10 hari, yakni pada 20-29 Desember 2019.

Antusiasme masyarakat yang begitu besar, membuat Adrian Subono selaku penyelenggara acara nampak ikut bersemangat untuk kembali menyajikan karya dari para creator. Bahkan, beberapa nama creator seperti Sembilan Matahari, Rubi Roesli, Maika, Kinara Darma x Modulight, U Visual, Motionbeast, Notanlab, Farhanaz, serta beberapa artis internasional seperti Nonotak, dan Tundra, bakal ikut berkontribusi dalam festival seni berbasis teknologi tersebut.

Baca Juga: 

Celine Evangelista Publikasi Nama Anak, Netizen: Lidah Sampai Kelilit

Gara-Gara Kasih THR Kebanyakan, Sandra Dewi Ditinggal ART

Wave of Tommorow

"Wave of Tomorrow akan kembali melibatkan berbagai kreator progresif dengan karya-karya yang mampu menghadirkan sebuah pengalaman dan interaksi berbeda bagi para audiens," ungkap Adrian Subono, selaku President Commisioner dari Level 7 selaku penyelenggara, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Pengalaman unik tersebut diciptakan agar para audiens dapat merasakan sebuah transformasi hasil dari perjalanan progresif para kreator yang telah dikurasi oleh figur profesional dan ahli di industri seni," sambungnya.

Tak main-main, Mona Liem, selaku art curator dan music curator, ditunjuk untuk dapat menciptakan konsep apik bagi pagelaran Wave of Tommorow, mulai 20 Desember. Bahkan, ia menjamin bahwa Wave of Tommorow yang berlangsung kali ini, akan menjadi ajang Art and Tech Festival terbesar di Indonesia.

"Kami akan membawa sekitar 13 kreator dengan background dan disiplin ilmu yang berbeda. Sehingga dalam gelaran Wave of Tomorrow nanti akan ditemukan karya-karya instalasi seni interaktif dengan elemen multidisiplin mulai dari 3D visual, mapping, lighting, augmented reality, bahkan robotic. Berbagai elemen tersebut akan menunjang konsep kreatif untuk menyampaikan berbagai pesan dari para kreator," papar Mona.

"Hal tersebut dapat memberikan sebuah pengalaman unik dan berbeda bagi para audiens. Pengalaman yang hanya bisa didapatkan dengan menikmati karya-karya yang ahead of its time di Wave of Tomorrow. Dengan besarnya skala, dan nama-nama besar kreator yang akan memamerkan karyanya pada 20-29 Desember 2019, Wave of Tomorrow menjadi ajang Art & Tech Festival terbesar di Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga:

ART Nike Ardilla Jadi Pemulung, Melly Goeslaw: Pedih Hati Saya

Marcel Wen Ramal Rumah Tangga Baim Wong dan Paula Verhoeven

Wave of Tommorow


Bukan hanya eksibisi seni, pada area musik, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan dari para musisi populer serta emerging artist. Sebut saja Kunto Aji, Danilla, Petra Sihombing, Eva Celia, Sal Priadi, Sunmatra, Dekadenz, Random Brothers, Elephant Kind, hingga HAAi dari Australia akan turut memeriahkan Wave of Tommorow, lewat tangan Xadega, selaku music curator sekaligus pemilik Studiorama.

"Pada tahun ini dipercaya mengkurasi performer musik yang akan tampil setiap harinya. Emerging disajikan dengan pengalaman berbeda, apa yang mereka sajikan akan berbeda dan unik sekali," ucap Xadega.

Soal harga tiket masuk, pengunjung nampaknya tak perlu khawatir. Tiket Wave of Tommorow bisa didapatkan mulai harga Rp100.000 per hari, atau all days accrss seharga Rp500.000.

1
2
BERITA FOTO
+ 6

Vitalia Shesya Geram Komentar Netizen Tentang Pose Seksinya di Medsos

Pose model cantik Vitalia Shesya. (Foto: Instagram @vitaliashesyareal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini