Rebutan Anak, Halle Berry Tuding Mantan Pacar Rasis dan Inces

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 14 33 2129936 rebutan-anak-halle-berry-tuding-mantan-pacar-rasis-dan-inses-BDbjCO1jKM.jpg Halle Berry. (Foto: InStyle Magazine/Instagram/@halleberry)

LOS ANGELES - Drama perebutan hak asuh anak antara Halle Berry dan mantan kekasihnya, Gabriel Aubry yang terjadi pada 2011 kembali naik ke permukaan. Situs Radar mempublikasikan dokumen pengadilan yang berisi alasan kenapa Berry menilai Aubry tak layak membesarkan putrinya, Nahla Ariela Aubry.

Dalam dokumen tersebut, Halle Berry menuding Aubry temperamental dan rasis. Aubry, menurut aktris 53 tahun itu, kerap melontarkan istilah-istilah bernada rasis kepadanya. Bahkan, dia menolak kenyataan bahwa putri mereka multiras, karena Berry berdarah Afro-Amerika.

 Dokumen persidangan kasus hak asuh anak Halle Berry dengan mantan kekasihnya bocor ke media. (Foto: Instagram/@halleberry)

Tak hanya itu, Berry menyebut Aubry melakukan hubungan intim sedarah (inces) yang menjadi alasan buruknya kehidupan ranjang mereka. Hubungan tersebut, menurut Berry, terjadi saat mantan kekasihnya itu masih remaja dan harus berpindah-pindah tempat tinggal.

“Hal itu terjadi selama bertahun-tahun sampai ‘pasangan’ -yang juga saudara perempuan Gabriel Aubry- mengakhiri hubungan terlarang itu. Dampaknya, Aubry mengalami depresi dan tak suka bergaul,” ungkap Berry dalam dokumennya.

Baca juga: Pamer Perut Berotot, Halle Berry Buat Heboh Penggemar 

Kondisi psikologis Aubry tersebut, diklaim Berry, memengaruhi hubungan mereka. Setelah 6 bulan berpacaran, aktris asal Los Angeles itu mengaku, kehidupan ranjang mereka tak lagi hangat. Bahkan setelah satu tahun bersama, Aubry dan Berry hanya berhubungan badan sebanyak tiga kali dalam setahun.

Alih-alih memperbaiki hubungan mereka, Berry mengaku, Aubry kerap melontarkan kalimat yang melecehkannya. “Dia mengkritik tubuhku, yang tentu akan membuat perempuan manapun tersinggung. Sampai akhirnya, aku meyakinkan dia untuk menjalani terapi bersamaku,” imbuhnya.

Gabriel Aubry membantah semua tuduhan Halle Berry terkait sikap rasis dan inses. (Foto: Instagram/@gabrielaubry)

Namun semua tudingan Halle Berry itu dibantah kuasa hukum Aubry. Dalam dokumen balasannya, kuasa hukum model 43 tahun itu menyebut, tuduhan inces tidak relevan dengan kasus perebutan hak asuh tersebut.

Tak hanya itu, kuasa hukum Aubry juga menyebut klaim Halle Berry soal sikap temperamental kliennya sebagai fakta yang tidak sahih. Sebaliknya, dia menilai rencana Halle Berry hijrah ke Perancis bersama pacarnya kala itu bisa mengganggu persidangan.

Pada November 2012, hakim menolak permintaan Halle Berry untuk pindah ke Perancis. Sekitar 2 minggu setelah keputusan tersebut keluar, Aubry dan Oliver Martinez (kekasih Berry kala itu) terlibat baku hantam di rumah sang aktris di California.

 Pengadilan akhirrnya memutuskan untuk Halle Berry menyerahkan tunjangan anak kepada Gabriel Aubry. (Foto: Instagram/@halleberry)

Akibatnya, baik Aubry maupun Martinez harus dirawat di rumah sakit. Keesokannya, foto-foto Aubry tengah babak belur menjadi tajuk utama di berbagai media. Akibat kejadian itu, Aubry dilarang mendekati Berry maupun putrinya.

 

Setelah pertengkaran itu, Aubry dan Berry akhirnya sepakat untuk berdamai terkait hak asuh Nahla. Namun kasus perebutan hak asuh anak itu baru benar-benar berakhir pada 2014. Kala itu, Pengadilan Tinggi Los Angeles memutuskan Halle Berry untuk membayarkan nafkah anak kepada Aubry sebesar USD16.000 per bulan.*

Baca juga: Putus dari Betsalel Fdida, Nikita Mirzani Punya Pacar Baru

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini