nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenang 3 Karya Chrisye di Ulang Tahun ke-70

Rena Pangesti, Jurnalis · Senin 16 September 2019 11:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 16 205 2105304 mengenang-3-karya-chrisye-di-ulang-tahun-ke-70-S7Bs4yvcgG.jpg Chrisye (Foto: Ist)

JAKARTA – Chrisye telah meninggalkan orang-orang tersayang dan masyarakat Indonesia untuk selama-lamanya sejak 30 Maret 2007. Namun masih banyak yang mengenang sosok pelantun Lilin Kecil itu hingga detik ini, termasuk dengan merayakan ulang tahun almarhum yang jatuh pada hari ini, Senin (16/9/2019).

Baca Juga: Rindu, Istri Kenang Momen Pesta Ulang Tahun Chrisye

Vino G. Bastian misalnya. Aktor 37 tahun yang pernah memerankan karakter Chrisye di film dengan judul itu menuliskan ucapan selamat ulang tahun pada pria bernama lengkap Christian Rahadi ini. Melalui unggahan di Instagram, Vino memperlihatkan foto Chrisye saat di panggung dengan gitar yang dimainkan.

“Selamat hari lahir untuk sang legenda, damai bersamamu (1949-2007),” tulis Vino.

Chrisye di IG Vino G. Bastian

Sementara foto lain menunjukkan wajah Vino G. Bastian serupa dengan pelantun Merepih Alam tersebut. Dalam captionnya, Vino menjelaskan jika film Chrisye merupakan apresiasi atas karya-karya pria kelahiran Jakarta tersebut.

Karya-karya Chrisye di bidang musik memang abadi hingga sekarang. Setidaknya tercatat 31 album dirilis Chrisye sejak 1976 hingga 2018 dan tidak sedikit pula yang berbuah penghargaan.

Chrisye

Lalu, apa saja lagu dan album Chrisye yang tak lekang oleh waktu dan dikenang para pecinta musik hingga detik ini? Berikut Okezone merangkum tiga diantaranya.

1. Badai Pasti Berlalu

Badai Pasti Berlalu merupakan album studio yang rilis di tahun 1977 dan diperuntukkan sebagai soundtrack film dengan judul yang sama. Album ini dibuat bersama Eros Djarot dengan vokal pendukungnya, Berlian Hutauruk.

Album yang menampilkan Christine Hakim sebagai sampulnya ini berisi 13 lagu. Diantaranya Pelangi, Merpati Putih, Serasa, Angin Malam, Merepih Alam dan Semusim.

Kesuksesan Badai Pasti Berlalu di era’70an itu ditandai dengan data dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia. Dilaporkan bahwa album itu menempati urutan dua terlaris dengan angka penjualan 9 juta kopi antara tahun 1977-1993.

Baca Juga: Pindah Agama, 4 Artis Ini Tuai Pujian hingga Hujatan

Melanjutkan kesuksesan album Badai Pasti Berlalu, komposer Erwin Gutawa membuat aransemen album tersebut di tahun 1999 dan disusul Andi Rianto pada 2007. Majalah Rolling Stone Indonesia juga mencatat jika Badai pasti Berlalu menempati posisi 1 dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik tahun 2007.

2. Sendiri

Album Sendiri dirilis Chrisye pada tahun 1984 dan masih bekerja sama dengan Eros Djarot dalam pembuatan lagunya. Album tersebut berisi 10 lagu dengan beberapa hits seperti Kisah Insani yang berkolaborasi dengan Vina Panduwinata, Hatimu Hatiku, dan Sendiri.

Chrisye menerima penghargaan BASF Awards (sekarang Anugerah Musik Indonesia) yang diadakan pembuat compact cassete BASF sampai tahun 1990 untuk kategori Album Paling Laris dan mendapatkan sertifikasi perak tahun 1979.

3. Pergilah Kasih

Album Pergilah kasih yang rilis tahun 1989 juga mencetak kesuksesan. Ditandai dengan penghargaan BASF Awards sebagai Album Paling Laris.

Ada 10 lagu yang hadir dalam album Pergilah Kasih. Beberapa di antaranya seperti Nostalgia Cinta, Putri, Hari-Hariku, Problema, Cinta Kita juga Pergilah Kasih.

Lagu Pergilah Kasih juga menggapai kesuksesan sebagai video klip Indonesia pertama yang diputar di Hong Kong pada tahun 1989. Lebih dari 20 tahun berselang, tepatnya pada 2012, D’Masiv mengaransemen lagu yang berkisah tentang seseorang yang merelakan kekasihnya pergi untuk menggapai cita-cita ini.

1
3
BERITA FOTO
+ 4

Behind The Movie: Bicara Legenda Chrisye Bersama Vino G Bastian

Behind The Movie Bicara Legenda Chrisye menghadirkan Vino G Bastian sebagai Chrisye di Kantor Redaksi Okezone.com.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini