SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kedatangan tim gala premiere Bumi Manusia dan Perburuan. Dalam momen tersebut, Khofifah bercerita bahwa ia juga mengagumi novel karya Pramoedya Ananta Toer.
Baca Juga: Tiba di Surabaya, Tim Bumi Manusia & Perburuan Disambut Musik serta Tarian Adat
Khofifah menambahkan, dirinya membaca novel Bumi Manusia saat duduk di bangku kuliah. Pada saat itu, peredaran novel tersebut sempat dilarang dan membuat Khofifah harus membaca secara sembunyi-sembunyi.

"Jadi begini, saya membaca novel itu sambil sembunyi-sembunyi. Saya dulu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNAIR, itu salah satu yang diberi otoritas untuk membaca pikiran Karl Max. Jadi relatif kita mengenal beberapa telaah, tulisan termasuk novel Bumi Manusia," ujar Khofifah saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019).
Setelah membaca novel Bumi Manusia, Khofifah memiliki kesan tersendiri pada sosok Nyai Ontosoroh. Khofifah mengimbau agar masyarakat Indonesia memiliki mental seperti Nyai Ontosoroh yang tak suka diperlakukan sebagai orang kelas dua.
