Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Khofifah Indar Parawansa Harus Baca Bumi Manusia secara Sembunyi-sembunyi

Hana Futari , Jurnalis-Jum'at, 09 Agustus 2019 |04:01 WIB
Cerita Khofifah Indar Parawansa Harus Baca Bumi Manusia secara Sembunyi-sembunyi
Pemain Bumi Manusia dan Perburuan bersama Khofifah Indar Parawansa (Foto: Hana/Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kedatangan tim gala premiere Bumi Manusia dan Perburuan. Dalam momen tersebut, Khofifah bercerita bahwa ia juga mengagumi novel karya Pramoedya Ananta Toer.

Baca Juga: Tiba di Surabaya, Tim Bumi Manusia & Perburuan Disambut Musik serta Tarian Adat

Khofifah menambahkan, dirinya membaca novel Bumi Manusia saat duduk di bangku kuliah. Pada saat itu, peredaran novel tersebut sempat dilarang dan membuat Khofifah harus membaca secara sembunyi-sembunyi.

Tim Pebruruan dan Bumi Manusia di Surabaya

"Jadi begini, saya membaca novel itu sambil sembunyi-sembunyi. Saya dulu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNAIR, itu salah satu yang diberi otoritas untuk membaca pikiran Karl Max. Jadi relatif kita mengenal beberapa telaah, tulisan termasuk novel Bumi Manusia," ujar Khofifah saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019).

Setelah membaca novel Bumi Manusia, Khofifah memiliki kesan tersendiri pada sosok Nyai Ontosoroh. Khofifah mengimbau agar masyarakat Indonesia memiliki mental seperti Nyai Ontosoroh yang tak suka diperlakukan sebagai orang kelas dua.

Pemain Bumi Manusia di Surabaya

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement