Cerita Steve dan Robin Batal Dikisahkan Pacaran di Stranger Things 3

Lidya Hidayati, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 04:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 05 598 2088077 cerita-steve-dan-robin-batal-dikisahkan-pacaran-di-stranger-things-3-osFuJknhuK.jpg Steve dan Robin dari Stranger Things 3 (Foto: Netflix)

LOS ANGELES - Penonton Stranger Things season 3 dibuat kecewa ketika karakter Steve Harrington dan Robin Buckley tidak berakhir sebagai pasangan kekasih di akhir cerita. Melihat interaksi mereka sepanjang series terbaru Netflix tersebut, penonton berharap Robin dan Steve bisa pacaran.

Baca Juga: Ketika Aktor Stranger Things Hadapi 5 Hantu Indonesia

Namun, ternyata harapan penonton untuk melihat Steve dan Robin pacaran sempat akan menjadi nyata. Pasalnya, skenario awal Stranger Things 3 memang akan memasangkan duo penjaga Scoops Ahoy tersebut.

Robin dan Steve

Fakta ini diungkap sendiri oleh Maya Hawke, pemeran Robin. Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Maya mengungkap jika awalnya karakter Robin memang akan diceritakan berpacaran dengan Steve.

Namun skenario berubah di tengah proses syuting. Tim produksi menyadari jika ada ending yang lebih baik untuk hubungan Robin dan Steve di Stranger Things 3.

Maya Hawke sebagai Robin

"Selama syuting, kami mulai merasa bahwa dia (Robin) dan Steve tak seharusnya bersama. Dia (Robin) adalah seorang gay. Bahkan saat aku menonton episode awal, sudah terlihat bahwa ini lah keputusan yang paling jelas," kata Maya seperti dikutip dari MTV, Senin (5/8/2019).

Butuh waktu lama dan diskusi panjang untuk tim produksi akhirnya sepakat membatalkan rencana memasangkan Robin dan Steve sebagai kekasih. Keputusan mengubah bagian jalan cerita untuk Robin dan Steve akhirnya dibuat saat syuting sudah setengah jalan.

Duo from Scoop Ahoy

"Duffer Bersaudara dan aku, serta Shawn Levy bicara banyak soal ini selama syuting dan baru pada syuting episode empat dan lima, kami akhirnya membuat keputusan," cerita Maya.

"Ini adalah buah dari percakapan bersama. Dan aku sangat-sangat bahagia dengan hasil dari diskusi ini," sambungnya.

 

Lebih jauh lagi, Maya menyebut ada pesan mendalam yang tersimpan dari keputusan menjadikan karakter Robin sebagai seorang lesbian di akhir cerita.

Baca Juga: Hamil 4 Bulan, Dewi Sanca Minta Tanggung Jawab Seorang Dokter

"Kadang kita punya empati untuk karakter on screen yang tidak bisa kita rasakan dalam kehidupan nyata. Jika aku boleh berharap, aku ingin orang-orang mencintai Robin dan itu membuat mereka menyukai gadis-gadis yang jatuh cinta pada gadis lain atau laki-laki yang mencintai laki-laki lain," pungkas Maya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini