Perjalanan Panjang Suzzanna Menjelma Jadi Ratu Film Horor

Hana Futari, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 26 33 2083944 perjalanan-panjang-suzzanna-menjelma-jadi-ratu-film-horor-1gJUCHCXTE.jpg Suzzanna (Foto: Instagram Suzzanna Official)

JAKARTA – Meski sudah meninggal dunia, label Ratu Film Horor masih terus melekat pada nama Suzzanna. Hal ini lantaran karier Suzzanna di dunia perfilman begitu erat kaitannya dengan film bergenre horor.

Suzzanna sendiri mengawali debut filmnya lewat Darah dan Doa, film garapan Usman Ismail di tahun 1950. Pada saat membintangi film perdananya, Suzzanna masih berusia begitu belia yakni 8 tahun.

Baca Juga:

Bunga Citra Lestari Menyesal Pernah Menolak Ariel Noah

Shafa Harris Sexy Berbikini, Netizen: Bastian Steel Menang Banyak

Suzzanna


Setelah membintangi film tersebut, Suzzanna cukup lama vakum di dunia perfilman. Dia pun kemudian memenangkan Tiga Dara pada 1957 dan diaudisi oleh sutradara Umar Ismail.

Lolos dalam audisi tesebut, Suzzanna pun mendapatkan peran Ina dalam Asmara Dara, film perdananya di usia remaja. Film tersebut pun mampu mengantarkan Suzzanna menyabet berbagai penghargaan Internasional yakni The Best Child Actress (Festival Film Asia, Tokyo, 1960), Golden Harvest Award, dan Aktris Terpopuler se-Asia di ajang Festival Film Asia Pasifik di Seoul tahun 1972.

Setelah sukses memainkan film bergenre drama dan romantic seperti Asrama Dara (1958), Bertamasja (1959), Mira (1961) dan Antara Timur dan Barat (1963) Suzzanna pun menjajal genre horor.

Debut di film horor

Film horor pertama yang dimainkan Suzzanna yakni Bernafas dalam Lumpur yang ditayangkan pada 1970. Dalam film ini, Suzzanna berperan sebagai Yanti, seorang wanita yang ditinggal sang suami merantau ke Kota.

Satu tahun kemudian, Suzzanna kembali didapuk untuk beramain dalam genre film horor bertajuk Beranak dalam Kubur. Film ini lah yang menjadi adikarya Suzzanna dalam kariernya di perfilman bergenre horor.

Baca Juga:

Perjuangan Dennis Hadi Lunasi Utang Rp2 Miliar dengan Jualan Nasi

Bikin Salah Fokus, Ini 4 Foto Vulgar dan Sexy Kimi Hime


Dalam film tersebut, Suzzanna memainkan tokoh Lila, seseorang yang mati dan dikubur hidup-hidup dalam kondisi hamil. Bayi Lila pun lahir di dalam liang lahat tersebut.

Tak terima dengan kematiannya, Lila pun berubah wujud menjadi sesok hantu yang meneror kampungnya. Hingga akhirnya terungkaplah gangguan yang dihasilkan Lila lantaran untuk menyelesaikan urusannya dengan Dhora, kakak sekaligus pembunuhnya.

Sukses memainkan Beranak dalam Kubur, nama Suzzanna pun begitu melekat dengan imej horor. Berbagai judul film horor dan misteri pun kemudian dibintangi oleh perempuan kelahiran Bogo, 14 Oktober 1942 ini.

Baca Juga:

Bersama Pacar Baru, Lucinta Luna Ngaku Kuat 50 Ronde

Bunga Citra Lestari Menyesal Pernah Menolak Ariel Noah


Hingga akhir hayatnya, tercatat belasan film horor yang sukses dibintangi oleh Suzzanna. Setelah bermain dalam Beranak dalam Kubur, wanita berdarah Jerman, Belanda, Jawa dan Manado itu juga membintangi film horor lainnya seperti Nyi Blorong, Malam Jumat Kliwon serta Malam Satu Suro.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini