JAKARTA - Cuitan mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, belakangan menjadi pusat perhatian. Pasalnya, ia mengungkapkan bahwa rapper asal Indonesia, Rich Brian, yang kini tengah berkarir di Amerika dianggapnya tak pantas menjadi panutan.
Hal tersebut diungkapkan Dino melalui akun Twitter pribadinya pada 16 Juli 2019. Ia menganggap bahwa tulisan Brian di Twitter yang bernada kasar dan cenderung merendahkan, membuatnya tak patut diidolakan.
"Maaf, walaupun ia mungkin berprestasi, saya sbg seorang ayah memandang rapper diaspora Rich Bryan BUKAN panutan / tauladan bagi pemuda Indonesia, mengingat tweetnya yg sering bernada jorok, porno, kasar dan kadang merendahkan wanita," ungkap Dino Patti Djalal dalam akun Twitternya.
Baca juga: Dino Patti Djalal Sebut Rich Brian Bukan Panutan, Triawan Munaf: Uhuk
Unggahan Dino Patti Djalal tersebut, langsung direspon oleh kakak kandung Rich Brian, Sonia Eryka. Mantan penyanyi cilik yang kini menjadi fashion blogger tersebut bahkan mengajak pria 53 tahun tersebut untuk mengingat-ingat bahwa dirinya pernah mencoba mengundang Rich Brian ke Los Angeles tahun lalu.
"Kami mencoba mengundang rapper Indonesia Rich Brian untuk berbicara di Supermentor Los Angeles akhir April. Ada yang bisa membantu?,” tulis Dino pada April 2018 lalu.
Sceenshot yang dikirim oleh bintang sinetron Kepompong tersebut pun diketahui langsung mendapatkan cukup banyak respon dari netizen. Bahkan mereka menyayangkan sikap dari Dino Patti Djalal yang rupanya dulu sempat meminta bantuan Brian untuk bekerjasama.
"Sy juga ayah 3 anak remaja yg tinejers 13 taun, tapi sy emang ga sekepo sampean sedetail itu nyari tau soal @richbrian, mau dia jadi panutan ato ga buat anak sampean, bukan lahan sampean jadi hakimnya, u cross the line dude !," tulis @MustEkeph.

"Mungkin dlm kacamata Om @dinopattidjalal dia Rich Bryan bkn panutan ~ it's okay. Tapi kita semua tahulah seseorg diundang ke istana olh Presiden maka dia pastilah 'an extraordinary people' dan punya prestasi. Dan Bryan gak pernah ngemis2 minta jatah kursi," tulis @ellykellykrs.
"Ga semuamya harus dimasukin ke standar moralmu pak. Kl mikirnya gini ya nonton film action jg gaboleh org ngajarin kekerasan, nonton film hantu jg gaboleh org nunjukin darah. Namanya entertaiment ya cuman hiburan," tulis @Frztaufik.