Jawa dan Batak Bertemu di Celeng Oleng

Gabriel Abdi Susanto, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 06 33 2075466 jawa-dan-batak-bertemu-di-celeng-oleng-uirueTbxrO.jpg Pentas Celeng Oleng. (Foto: Anggoro Tri Wicaksono/Kayan Production)

JAKARTA - Dua budaya: Jawa dan Batak, dipertemukan lagi dalam pentas Indonesia Kita ke-32 lakon Celeng Oleng, Jumat-Sabtu (5-6/7/2019) di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Keduanya mewakili ragamnya budaya, bahasa, adat dan berbagai kelompok manusia di Indonesia.

Maka, kali ini Butet Kartaredjasa, sang produser acara ini menggandeng pendiri Teater Kopeng Paulus Simangunsong. Pria kelahiran Pakkat, 29 November 1978 ini telah menyutradarai setidaknya 30 lakon. Ia bahkan telah menulis sekurangnya 39 naskah panggung.

Baca juga: Celeng Dheglenk Sri Krishna Encik di Pentas Indonesia Kita ke-32

Tentang Indonesia Kita, Paulus menganggap ini sebagai ibadah kebudayaan yang memaknai Indonesia dengan gembira. Khusus untuk lakon ini, Paulus bilang, "Selain unik, lakon kali ini mengingatkan kita bahwa kebuasan dan keperkasaan ada batasnya." ujarnya.

Selain Paulus, pentas kali ini juga menghadirkan para komedian serta pemain watak profesional berdarah Batak. Sebut saja Meri Sinaga, Flora Simangunsong, Febriati Nadira, Christina Panjaitan, komika lulusan Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV 2012 Boris Bokir Manullang, dan kelompok komedi Obama (Orang Batak Marlawak).

Pentas Celeng Oleh dipentaskan pada 5-6 Juli 2019. (Foto: Anggoro Tri Wicaksono/Kayan Production)

Baca juga: Pentas Celeng Oleng Ajak Kita Hindari Watak Celeng

Pentas Celeng Oleng berkisah tentang suatu kawasan yang terdiri dari dua kampung. Menariknya, kedua kampung ini memiliki latar tradisi, sejarah dan karakter yang berbeda. Satu kampung dihuni orang Batak dan kampung lainnya dihuni masyarakat Jawa.

Sayang, warga kedua kampung ini saling bermusuhan dan ketakutan dengan adanya Celeng Oleng. Konon kabarnya, Celeng Oleng mampu mengisap darah dan nyawa manusia. Bisa mencuri uang tanpa tertangkap dan mampu menghilangkan berbagai jenis barang.

Berbagai kejadian aneh yang terjadi di dua kampung itu, membuat warganya saling curiga. "Jangan-jangan ada yang sengaja melepas celeng untuk menakuti penduduk dan membuat kacau?"

Ketika ada yang bermaksud baik mau menangkap Celeng Oleng, malah dituduh sebagai pemilik makhluk yang mengerikan itu. Tak hanya itu, ketika ada yang bermaksud mendamaikan kedua kampung yang bermusuhan itu, malah dianggap pencitraan karena ingin berkuasa.

 Pentas Celeng Oleh dipentaskan pada 5-6 Juli 2019. (Foto: Anggoro Tri Wicaksono/Kayan Production)

Situasi kampung bertambah genting dengan adanya rencana penggusuran. Tawuran antarkampung sudah siap meledak, terutama karena dua peremuan dari dua kampung itu mendadak hilang. Apa sebenarnya yang terjadi?

Benarkah dua perempuan itu hilang karena digondol Celeng Oleng? Dengan sosok yang misterius dan menegangkan, apakah warga kampung memang sudah pernah benar-benar melihat wujud Celeng Oleng? Saksikan lakon Celeng Oleng yang merupakan pentas ke 32 dari Panggung Indonesia Kita.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini