nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecanduan Kokain, Steve Emmanuel Bisa Kena Gangguan Jiwa

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 23 33 2059649 kecanduan-kokain-steve-emmanuel-bisa-kena-gangguan-jiwa-5TLpGgpIru.jpg Steve Emmanuel (Foto: Okezone)

JAKARTA - Steve Emmanuel wajib mendapat tindakan rehabilitasi untuk lepas dari kecanduan kokain. Hal itu diutarakan Dr. Amrita Dewi selaku Kepala BNNK Jakarta Selatan yang hadir sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan narkoba Steve Emmanuel.

“Apabila orang penyalahguna kokain dengan ketergantungan berat, maka wajib direhab,” ujar dia, Kamis (23/5/2019).

Dalam lanjutannya Dr. Amrita mengatakan, beberapa kemungkinan buruk bisa terjadi apabila Steve Emmanuel tidak mendapat tindakan rehabilitasi. Diantaranya seperti potensi timbulnya kepribadian ganda serta kecemasan berlebih.

Steve Emanuel

Baca Juga: Andi Soraya Batal Hadir di Sidang Steve Emmanuel, Kenapa?

“Zat tersebut mempengaruhi di otak dan jika tergolong stimulan menggunakan kokain akan menimbulkan akibat-akibat psikologis seperti bipolar, serangan kecemasan dan panik,” tuturnya.

Parahnya lagi, Steve Emmanuel bisa mengalami gangguan kejiwaan apabila tidak ditangani secara medis.

“Ini perlu eksplorasi lanjut apakah ada gangguan jiwa terhadap yang bersangkutan. Potensi terjadi lost control dalam gangguan kejiwaan itu dapat terjadi,” imbuh Dr. Amrita.

Namun untuk saat ini, nasib Steve Emmanuel belum bisa ditentukan. Mengingat proses persidangan baru sampai tahap pemeriksaan saksi.

Steve Emmanuel terseret kasus narkoba usai ditangkap pada 21 Desember 2018 di kawasan Pela Mampang, Jakarta. Dari hasil penangkapan Steve, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 92,04 gram plastik klip besar yang berisi narkotika jenis kokain, satu botol kaca penyimpan kokain, serta satu alat hisap kokain.

(edh)

BERITA FOTO
+ 6

Rilis Kasus Narkoba, Steve Emmanuel Tutup Mulut dengan Masker

Tersangka kasus narkoba Steve Emmanuel mengenakan masker saat dihadirkan dalam gelar perkara di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis 27 Desember 2018.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini