nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikut Maraton di Jakarta, Susan Bachtiar Hampir Ditabrak Motor

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 21:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 21 33 2058638 ikut-maraton-di-jakarta-susan-bachtiar-hampir-ditabrak-motor-OWHPwgnF36.jpg Susan Bachtiar (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Aktris sekaligus presenter dan model, Susan Bachtiar, kini tengah gemar-gemarnya melakukan hobi barunya, yakni lari maraton. Beberapa ajang lari maraton pun diketahui sempat ia ikuti, tak hanya di Jakarta, namun juga di luar Jakarta hingga ke luar negeri.

Meski baru mencoba satu kali maraton di Jakarta, wanita 46 tahun ini mengaku sempat mengalami kejadian kurang mengenakkan. Bahkan kejadian tersebut  Susan Bachtiar nilai merupakan salah satu perbedaan paling signifikan antara maraton di Indonesia, khususnya Jakarta, dan luar negeri.

Baca Juga: 

Dandani Putri Sambung, Kartika Putri Dikritik Netizen

Enda Ungu Foto Bareng Dinar Candy, Netizen: Bahaya, Nanti Keluarga Hancur

Instagram Susan Bachtiar

"Saya maraton di dalam negeri baru satu, Jakarta maraton. Bedanya negara kita belum support maraton sebesar negara lain, karena kalau kita di sini maraton kita bisa diseruduk sama bus kali. Kayak saya hampir diserempet motor di Jakarta maraton karena Gatot Subroto enggak bisa ditutup. Jadi jalanan ditutup untuk wilayah Jakarta atau sekitarnya, orang kita tuh masih marah, orang kita masih mikir nih bikin macet apaan sih. Sedangkan kali di luar negeri nggak, mereka tuh really support," ungkap Susan Bachtiar, saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

"Jadi spectator penontonnya itu dari berbagai negara, dari orang lokal sendiri, itu mereka bener-bener support dan mereka bener-bener ngasih jalan dan mereka bener-bener enggak mencaci maki orang yang lari. Kalau di sini itu beda, beda banget," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa Jakarta sendiri belum bisa disebut ramah untuk para pelari maraton. Selain tak mendapatkan dukungan dari masyarakat, cuaca dan polusipun bisa dikatakan kurang mendukung untuk diadakannya event maraton.

"Belum (ramah untuk maraton). Satu polusi karena kita lari samma motor smma mobil, dua, di Gatot Subroto itu enggak pernah bisa ditutup, dan masih ada bajay, enggak bisa," ucapnya.

"Lalu di negara luar mungkin humiditynya kan lebih (rendah) dibanding kita, panasnya juga beda. Mereka meskipun panas tapi masih ada angin dan enggak terlalu lembab, larinya juga enak, waktu kita juga bisa lebih baik di sana," tukas Susan Bachtiar.

(aln)

BERITA FOTO
+ 9

Intip Foto-Foto Cantik Haruka Eks JKT48 ala Japanese Style Fashion

Potret Haruka Nagawa saat mengenakan busana kimono khas Jepang. (foto : twitter @Haruka_NKGW10)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini