nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalani Sidang Replik, Tsania Marwa Tolak 99 Persen Jawaban Atalarik Syach

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 13:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 08 33 2053022 jalani-sidang-replik-tsania-marwa-tolak-99-persen-jawaban-atalarik-syach-JOUEi9KNI8.jpg Tsania Marwa (Foto: Instagram/@tsaniamarwa54)

CIBINONG - Sidang kasus perebutan hak asuh anak antara mantan pasangan suami istri Tsania Marwa dan Atalarik Syach kembali digelar. Pada hari ini, Rabu (8/5/2019), mantan pasangan suami istri tersebut diketahui harus menjalani agenda replik yang berisi jawaban dari pihak Tsania Marwa atas Atalarik.

Baca Juga: Opick Bawa Pulang Sehelai Rambut Nabi Muhammad dari Turki

Sayangnya, saat sidang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tadi, pengacara Atalarik Syach nampak belum hadir. Alhasil, sidang pun baru akan dilanjutkan dua minggu lagi, meski tanpa kehadiran pihak tergugat.

"Hari ini agendanya adalah replik, kenapa gugat Atalarik, minggu kemarin kasih jawaban. Tanggapan dari jawaban. Tapi ternyata kuasa hukum Atalarik belum datang, jadi sidang ditunda minggu depan tanggal 22," ungkap Rizam Tadjoedin, selaku kuasa hukum Tsania Marwa, saat ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Rabu (8/5/2019).

Tsania Marwa

"Untuk nanti dikirim replik saya dikirim ke kuasa hukum Atalarik. Nanti minggu depan duplik, dia harus menjawab apa yang menjadi duplik saya," timpalnya.

Mengenai isi replik yang disampaikan pihak Tsania Marwa hari ini, kuasa hukumnya mengungkap bahwa mereka membantah hampir seluruh jawaban dari pihak Atalarik dalam sidang yang berlangsung beberapa minggu lalu. Salah satunya adalah soal fasilitas yang diberikan Atalarik untuk mempermudah Marwa menemui kedua buah hatinya.

Atalarik Syach

"Ya jawaban dia kita bantah semua, jadi tidak sesuai dengan kenyataan, jadi kita bantah. Jadi hampir 99 persen kita bantah, ya gitu," ucapnya.

"Bantahan salah satunya, kita tidak diberikan fasilitas. Dia bilang diberikan fasilitas untuk menemui anaknya, tapi kenyataannya tidak diberikan fasilitas, tidak diberikan akses," sambungnya.

Rizam menambahkan bahwa kehadiran Marwa ke kediaman Atalarik untuk menemui anaknya merupakan inisiatifnya sendiri. Ditambah, Marwa dikabarkan terakhir bisa bertemu dengan anaknya 2,5 tahun lalu di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sebelum dirinya nekat menemui anak pertamanya di sekolah.

"Jadi Marwa datang atas inisiatif sendiri, dan suasana tidak kondusif, seolah-olah dia diberikan akses untuk bertemu. Bertemu sekali-kalinya di KPAI waktu itu. Jadi 2,5 tahun Marwa yang menanggung beban untuk bertemu anaknya," paparnya.

Baca Juga: Berniat Temui Anak, Tsania Marwa Malah Alami Kekerasan Fisik

"Dan saya tambahkan di sini dari replik menurut hukum Islam, itu ada di ibu, hak asuh anak. Saya juga dalam replik saya masukin dasar-dasar Al-Qur'an dan hadist, lengkap. Seorang ibu punya hak lebih dari sekedar mengasuh hak anak," pungkasnya.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini