Berseteru dengan Tyas Mirasih, Nenek Amandine Merasa Ada Kejanggalan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 02 33 2050744 berseteru-dengan-tyas-mirasih-nenek-amandine-merasa-ada-kejanggalan-2OoSWWYiVJ.jpg Foto: Instagram

JAKARTA - Kuasa hukum Maryke Harris Pohu atau nenek dari anak perempuan bernama Amandine yang di asuh aktris Tyas Mirasih, mengungkap bahwa Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah memutus hak asuh bocah yang ditinggal ibundanya meninggal dunia pada 2017 lalu berada dalam pengasuhannya. Bahkan, Pengadilan dikabarkan telah menetapkan bahwa Maryke merupakan satu-satunya wali dari Amandine.

Sayangnya, hingga kini Tyas Mirasih dikabarkan belum mau memberikan hak asuh Amandine pada sang nenek. Padahal pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah berusaha untuk memfasilitasi pertemuan antara Maryke dan Tyas Mirasih.

"Dia berjuang 1,5 tahun untuk supaya jadi wali dan sudah ada putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dia menjadi wali satu-satunya," ungkap Agustinus Nahak, selaku kuasa hukum dari Maryke, saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: Nenek Amandine Masuk Penjara, Bagaimana Tanggapan Tyas Mirasih?

"Pernah kita difasilitasi oleh KPAI dua kali, tapi pihak Tyas tidak pernah hadir sama sekali. Minimal mempertemukan saja dulu, neneknya sudah 1,5 tahun kangen sama cucunya, tapi tidak diberi kesempatan sama sekali untuk bertemu. Ini pertanyaan besar, ada apa?," sambungnya.

Agustinus juga menambahkan bahwa kliennya sempat mengajukan dua buah laporan terhadap istri dari Raiden Soedjono tersebut di Polda Metro Jaya. Akan tetapi, pihaknya mengaku merasa janggal dengan laporan yang dibuat oleh Tyas, mengingat pihak bintang film Suster Ngesot Urban Legend tersebut tak pernah merespon laporan yang dilayangkan oleh pihak Maryke.

Baca juga: Nikita Mirzani Melahirkan, Keluarga Dipo Latief Terlihat Datangi Rumah Sakit

"Kita juga ada dua laporan, kepada Tyas, penculikan dan juga eksploitasi anak. Dan dua laporan sampai saat ini belum ada tindakan sama sekali, justru dari pihak sebelah ada dua laporan juga. Mencemarkan nama baik dan juga memberi keterangan palsu. Dua-duanya sudah direspon, dan ibu Maryke jadi tersangka," kata Agustinus Nahak.

"Ini kita lihat ada kejanggalan yang terjadi pas penyidikan," timpalnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini