Share

Alami Mental Disorder, Atiek CB Atasi dengan Bernyanyi

Revi C. Rantung, Okezone · Sabtu 13 April 2019 04:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 12 33 2042872 alami-mental-disorder-atiek-cb-atasi-dengan-bernyanyi-IXKtF3ekLt.jpeg Atiek CB (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA - Lady rocker, Atiek CB blablakan mengenai gangguan kesehatan mentalnya. Bahkan penyanyi 55 tahun itu mengakui sudah sejak lama mengidap penyakit tersebut.

Sang pelantun Risau ini bersyukur lantaran dengan bernyanyi membuatnya lebih tenang hingga merasa lebih baik.

"Saya menilai menyanyi adalah satu-satunya medium yang membuat saya happy. Saya dari kecil punya depresi berat, beruntungnya saya senang menyanyi. Jadi musik menjadi medium untuk saya senang," beber Atiek CB saat dijumpai di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Jumat 12 April 2019.

Baca Juga:

Reaksi Orang Jepang Nonton Ariel NOAH Nyanyi Moshimo Mata Itsuka

Lahirkan Anak Kedua, Aryani Fitriana Dihadiahi Mobil Baru oleh Suami

Atiek CB memang kurang perduli dengan penyakit itu. Hingga suatu ketika saat tengah berada di Amerika, penyanyi 55 tahun ini mulai sadar.

Ia juga mengakui apabila penyakit ini merupakan turunan dari sang nenek. Kemudian penyakit ini kembali diturunkan kepada dua anak yang terkena bipolar dan personality disorder.

"Sekarang kan lagi gencar ya soal mental illness. Dulu saya enggak tahu, tahunya pas udah di Amerika, mungkin kalau saya di-treatment dari kecil, mungkin saya sukses sekolah, bisa lulus sekolah," tuturnya.

"Saya ternyata punya itu dari lama. Saya punya mood yang very crazy up and down-nya. Makanya saya lebih senang menyendiri, makanya saya enggak punya teman. Kadang happy, kadang sedih tapi banyakan sedihnya. Tapi setelah saya senang nyanyi, nyanyi jadi medium saya kalau lagi sedih. Itu membantu saya dalam kegelapan," paparnya.

Dengan adanya penyakit ini, wanita asal Kediri ogah untuk menggunakan media sosial. Pasalnya, ia tak ingin kehidupan personalnya terekspose atau dilihat banyak orang.

"Saya senang apa adanya, enggak mau show personal life, saya tidak suka membagikan kisah hidup pribadi saya," katanya lagi.

"Mental disorder, sekarang ini di sosial media world semakin banyak yang kena, makanya banyak yang kecenderungan bunuh diri," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini