Malu Punya 'Payudara', Sam Smith Jalani Liposuction di Usia 12 Tahun

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 22:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 20 33 2032689 malu-punya-payudara-sam-smith-jalani-liposuction-di-usia-12-tahun-wkcXQSGf3i.jpg Sam Smith. (Foto: Instagram)

LOS ANGELES – Penyanyi Sam Smith mengaku, masa remaja bukanlah periode yang mudah untuk dilewatinya. Dalam wawancara dengan Jameela Jamil, Sam mengatakan, berjibaku dengan bullying sejak remaja.

Sam Smith remaja mengalami kelebihan hormon estrogen yang membuat dia terlihat seperti memiliki payudara. Kondisi itu, membuat pelantun I’m Not the Only One tersebut dijuluki ‘pria berpayudara’ oleh teman-temannya.

Baca juga: Akui Tidak Suka Michael Jackson, Sam Smith Dicibir Warganet

“Mereka memperlakukanku dengan sangat buruk. Anak laki-laki akan meremas dadaku dan bilang itu payudara terburuk yang pernah mereka lihat,” kata Sam Smith seperti dikutip dari AsiaOne, pada Selasa (20/3/2019).

Tak tahan dengan bullying, Sam Smith yang kala itu masih berusia 12 tahun memutuskan menjalani Liposuction alias sedot lemak di bagian dada. “Aku ingat sekali betapa bahagianya aku setelah menjalani prosedur itu. Kala itu, aku tak menyadari melakukan Liposuction di usia 12 tahun adalah hal yang sangat besar,” ungkapnya.

Sayang, kondisi itu tak berlangsung lama. Hanya dalam waktu 2 minggu, Sam Smith kembali mengalami kenaikan berat badan yang membuat payudaranya kembali tumbuh. Para pembully itu kemudian kembali menghampirinya.

Sam mengaku, selama 14 tahun terakhir bergumul dengan caranya memandang tubuhnya sendiri dan bagaimana menjadi seorang pria seutuhnya. Dia mengaku, sangat feminin dan kerap meratapi kondisi tersebut. 

“Aku selalu bilang ke diri sendiri, “Tidak, kau tidak terlihat seperti pria pada umumnya. Kau harus berolahraga dan mengurangi berat badanmu. Begitulah pria-pria di luar sana hidup,” ujarnya.

Baca juga: Ibu Nana Bersedia Damai dengan Bella Luna, Asal...

Namun kini, Sam Smith memutuskan untuk menerima diri apa adanya dan berhenti memikirkan untuk mengubah keberadaan dada, pinggul, dan lekukan tubuhnya.

Beberapa dari kalian mungkin berpikir aku narsis atau pamer. Tapi kalian tidak tahu seberapa besar kekuatan yang kubutuhkan untuk melawan body trauma ini. Sekarang, aku berada di jalur yang benar,” katanya lewat Instagram.*

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini