nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Meninggalnya Ayahanda Eddies Adelia, Drop Usai Rayakan Ultah

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 21:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 16 33 2030956 kronologi-meninggalnya-ayahanda-eddies-adelia-drop-usai-rayakan-ultah-H4pYqyri99.jpg Eddies Adelia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ayahanda Eddies Adelia, Ismail Djauhari, menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 15 Maret 2019 sekitar pukul 16.00 WIB. Pria berusia 78 tahun tersebut kini telah dimakamkan di samping pusara sang istri, di TPU Kober Gede, Kampung Kemang, Jatiwaringin, Jawa Barat, pada Sabtu (16/3/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sambil menahan tangis, wanita 40 tahun ini menceritakan kondisi ayahandanya sebelum akhirnya beliau dipanggil sang maha kuasa usai menjalani pengobatan selama kurang lebih 17 hari di rumah sakit. Ia mengungkap bahwa sang ayah sempat menemaninya merayakan ulang tahun di panti asuhan, sebelum akhirnya mengalami batuk sampai suhu badannya meningkat, hingga mendapati riak mengendap di paru-parunya.

Baca Juga:

Beredar Video Dada Nikita Mirzani Diraba Pria

Aliando, Adipati dan Randy Nidji Berperan sebagai Warkop DKI, Mirip?

"Selama setahun ini saya menjaga bapak saya. Setiap bulan selalu cek darah, cek lab, dan saya selalu mengusahakan maksimal untuk bapak saya. Terakhir sebelum masuk rumah sakit hasil lab-nya bagus. 26 Februari saat saya ulang tahun kami ke panti asuhan. Bapak ada batuk-batuk dikit, enggak pernah ngeluh, enggak pernah complain," ungkap Eddies usai pemakaman.

"Tiba-tiba malamnya bapak saya meriang dan panasnya udah 40, dan kemudian batuk riak tidak keluar, itu pencetus awal, ada riak di paru-parunya. Kemudian diobatin tapi mungkin ini kehendak Allah, ini yang terbaik," sambungnya.

Sebelum menghembuskan napas usai adzan Ashar, pihak medis dikabarkan akan melakukan pengangkatan batu empedu serta cuci darah. Akan tetapi, usai melakukan cuci darah, hemoglobin dari mantan dosen tersebut dikabarkan cukup rendah dan membuat kondisinya menurun.

"Terakhir itu ada batu empedu yang harus diangkat, tapi kondisi bapak saya sudah tidak kuat. Lalu racun dikeluarkan, yang kemudian harus cuci darah. Pasca cuci darah HB drop sekali," jelasnya.

Bintang sinetron Hidayah ini menambahkan bahwa sang ayah meninggal dunia dengan didampingi oleh anak-anaknya. Bahkan ia mengungkap bahwa proses kepergian sang ayah cukup mudah, dan membuatnya ingin terus meneruskan amalan ibadah yang dilakukan ayahnya selama di dunia.

"Bapak saya berpulang ke rahmatullah didampingi kami anak-anaknya," ucapnya.

"Alhamdulilah bapak saya sakaratul mautnya dimudahkan Allah, tidak dipersulit. Insya allah bapak saya ahli ibadah, setiap hati baca Auran membuat saya malu sebagai anaknya. Insya Allah saya bisa meneruskan amalan bapak saya," pungkasnya.

(aln)

BERITA FOTO
+ 12

Bak Selebgram, Intip Potret Pedangdut Cantik Wika Salim

Pose cantiknya Wika Salim saat berbalut handuk putih. (Foto: Instagram @wikasalim)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini