JAKARTA - Ayahanda Eddies Adelia, Ismail Djauhari, menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 15 Maret 2019 sekitar pukul 16.00 WIB. Pria berusia 78 tahun tersebut kini telah dimakamkan di samping pusara sang istri, di TPU Kober Gede, Kampung Kemang, Jatiwaringin, Jawa Barat, pada Sabtu (16/3/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.
Sambil menahan tangis, wanita 40 tahun ini menceritakan kondisi ayahandanya sebelum akhirnya beliau dipanggil sang maha kuasa usai menjalani pengobatan selama kurang lebih 17 hari di rumah sakit. Ia mengungkap bahwa sang ayah sempat menemaninya merayakan ulang tahun di panti asuhan, sebelum akhirnya mengalami batuk sampai suhu badannya meningkat, hingga mendapati riak mengendap di paru-parunya.
Baca Juga:

"Selama setahun ini saya menjaga bapak saya. Setiap bulan selalu cek darah, cek lab, dan saya selalu mengusahakan maksimal untuk bapak saya. Terakhir sebelum masuk rumah sakit hasil lab-nya bagus. 26 Februari saat saya ulang tahun kami ke panti asuhan. Bapak ada batuk-batuk dikit, enggak pernah ngeluh, enggak pernah complain," ungkap Eddies usai pemakaman.
"Tiba-tiba malamnya bapak saya meriang dan panasnya udah 40, dan kemudian batuk riak tidak keluar, itu pencetus awal, ada riak di paru-parunya. Kemudian diobatin tapi mungkin ini kehendak Allah, ini yang terbaik," sambungnya.