Share

Di Era Digital, Pembatasan 17 Lagu Barat oleh KPID Jabar Dinilai Tidak Efektif

Ady Prawira Riandi, Okezone · Jum'at 01 Maret 2019 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 01 205 2024647 di-era-digital-pembatasan-17-lagu-barat-oleh-kpid-jabar-dinilai-tidak-efektif-4ZwFvmu7Zc.jpg Ilustrasi Musik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menuai banyak kecaman setelah mengeluarkan surat edaran pembatasan pemutaran 17 lagu berbahasa Inggris. Dalam surat edaran itu tertulis bahwa lagu-lagu yang bersangkutan hanya boleh diputar atau ditayangkan untuk klasifikasi dewasa, yakni pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.

Dedeh Fardiah, Komisioner KPID Jawa Barat, mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil karena lagu-lagu di atas memuat unsur seks dan perilaku cabul. Dedeh khawatir, lagu-lagu tersebut dapat memberikan dampak negatif untuk anak-anak yang mendengarkan.

Baca Juga

Hot Gosip: Reino Barack Kecup Kening Syahrini hingga Luna Maya Tenangkan Diri

Unggah Foto Pasca-menikah, Syahrini Bikin Netizen Kecewa

Bisma Karisma Nominator Pendatang Baru Terbaik IMAA 2017

Bisma Karisma selaku musisi Jawa Barat termasuk salah satu musisi yang vokal menentang kebijakan ini. Bisma sempat beberapa kali mengomentari hal ini melalui unggahan di Instagram Storynya.

Kepada Okezone, Bisma mengatakan bahwa keputusan ini tentu akan berdampak pada industri musiknya sendiri. Hanya saja, lagu-lagu tersebut mungkin sudah tidak bisa diperdengarkan lagi secara bebas oleh masyarakat Jawa Barat.

"Pasti jadi membatasi, tapi tidak akan sefungsional itu rasanya. Dengan adanya portal digital, pendengar masih terfasilitasi kan," ujarnya.

Bisma juga menyampaikan bahwa musisi Jawa Barat tidak akan melakukan tindakan menyusul keputusan yang dikeluarkan okeh KPID Jabar. Sebagai musisi, ia hanya ingin tetap aktif dalam berkarya meski kini semakin banyak batasan-batasan yang sengaja diciptakan.

"Sejauh ini saya belum denger akan ada tindakan atau tidak. Capek kali ya rasanya kalau masuk telinga kanan, keluar lewat belakang, mendingan bikin karya terus aja. Demonstran yang produktif bukan hanya berkoar dan pasif," tegasnya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini