Namun ada pula yang memberikan apresiasi untuk film bergenre thriller superhero tersebut. Stephen Romei dari The Australian mengatakan jika Shyamalan dinilai sukses membuat film ini. “Glass adalah thriller psikologis cerdas yang mencengkeram. Cerita yang diangkat mampu melalui batas normal oleh McAvoy dan semua orang di dalam dirinya,” tulisnya dalam review Rottern Tomatoes.
Beralih dari film Glass yang menuai pro kontra, menduduki peringkat kedua ada film The Upside yang meraih USD 12,2 juta (Rp 171,8 miliar) di pekan lalu. Sama halnya dengan Glass yang mengalami penurunan, film bergenre drama komedi ini turun sebesar 18,4 persen dari pendapatan minggu lalu yang mencapai USD 15 juta (Rp 210,5 miliar). Jika Glass menampilkan cerita ‘sedikit berat’ lewat psikologi thriller, The Upside menceritakan tentang kisah persahabatan dengan genre drama komedi.
Film ini mengisahkan seorang mantan narapidana bernama Dell Scott (Kevin Hart) yang membutuhkan pekerjaan setelah dirinya keluar dari penjara dan bekerja sebagai seorang perawat.
Baca juga: Terbukti Ucapkan Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Dihukum 1,5 Tahun Penjara
Persahabatan kemudian dimulai di antara seorang pria kaya bernama Phillip Lacasse (Bryan Cranston) untuk mempekerjakan Dell sebagai perawat. Serta dimeriahkan oleh kehadiran Nicole Kidman sebagai sekretaris Philip bernama Yvonne Pendleton (Nicole Kidman).
Film Aquaman masih diminati oleh penonton dengan menduduki urutan ketiga box office Amerika Utara dan Kanada. Walaupun sudah hampir 6 minggu berada di bioskop, film yang dibintangi oleh Jason Momoa masih meraup untung USD7,3 juta (Rp103,1 miliar).
