Dalam penuturannya Momo menjelaskan tujuan diadakannya prosesi tujuh bulanan dua hari yang lalu itu. Momo berharap saat tingkepan dilakukan agar persalinan yang akan dia jalani lancar, bayi dan ibu sehat, dan Caca dapat menjadi suami yang siaga.
“So far selama ini Puji Tuhan, Tuhan memberikan kekuatan untuk kandungan ini, sampai menjelang tujuh bulan ini kita sangat bersyukur,” imbuh Momo.
Pemilihan hari yang berdekatan dengan Natal menurut Momo karena perhitungan yang baik jatuh pada Senin, 24 Desember 2018. Selain itu, menurut kepercayaannya pemilihan hari penyelenggaraan tujuh bulanan sebaiknya diadakan sebelum kandungan berusia tujuh bulan atau saat enam bulan menuju ke tujuh bulan.
Upacara adat tingkepan kehamilan Momo diisi pula dengan prosesi siraman, pecah kendi, ganti baju tujuh kali, dan cengkir kelapa.
Tapi, di antara semua rangkaian upacara, prosesi cengkir kelapa yang paling menyita perhatian, karena hasil dari prosesi itu Caca tidak sengaja memilih kelapa bergambar Dewi Kamaratih yang konon menandakan bayi Momo kelak berjenis kelamin perempuan.