A Camp, Sarana Musisi dan Kreator Seni Bertemu pada Soundrenaline 2018

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 11 205 1948828 a-camp-sarana-musisi-dan-kreator-seni-bertemu-pada-soundrenaline-2018-gdCuuJ4nA1.jpg Soundrenaline

BALI - Festival musik tahunan, Soundrenaline 2018 memang telah berakhir pada Minggu 9 September 2018 kemarin, yang ditutup oleh penampilan Limp Bizkit sebagai headliner. Kendati begitu, ada hal lain yang rupanya menarik untuk diketahui mengenai Soundrenaline 2018.

Masih sama dengan tahun sebelumnya, ‘A Camp’ menjadi salah satu konsep yang dipakai pada Soundrenaline tahun ini. Dimana konsep dari ‘A Camp’ menyatukan para kreator seni dan musisi yang digagas oleh Ade Darmawan.

 

‘A Camp’ ini sendiri memiliki fungsi, dimana para seniman dan musisi diperkenalkan hingga akan memunculkan sebuah kolaborasi nantinya.

“Ini tempat kumpulnya para kreator, ada musisi, seniman, kita membuat mereka secara intens mereka bertemu dan kenalan. Jadi Tempat ini dijadikan tempat berkumpul, berbagi juga. Hasilnya mungkin bukan untuk di sini, tapi ke depannya. Diundang ke festival, pameran, dan lain-lain,” ungkap Ade Darmawan.

- Baca Juga: Ungkapan Kecewa Penggemar Lihat Aksi Panggung Limp Bizkit di Soundrenaline 2018

Lebih lanjut, Ade Darmawan kembali melanjutkan bila ‘A Camp’ untuk Soundrenaline 2018 berjumlah 40 tenda yang bila dijumlahkan terdapat 300 orang yang ada disitu.

Untuk dapat menikmati fasilitas ini, telah dipilih langsung oleh pihak penyelenggara acara dari mulai musisi hingga kreator seni siapa yang berhak ada dalam konsep ‘A Camp’.

“Kalau camp-nya ada 40 tenda, satu tenda, ada 6 orang, 250-300 orang lah (jumlahnya). Dan ini untuk orang-orang tertentu Yang berhubungan dengan industri kreatif dan keartistikan. Dalam lingkup pekerja kreatif. Dari mulai ngobrol, kenalan, sampe bisa kolaborasi,” sambungnya.

Tidak hanya itu, dalam ‘A Camp’ ini sendiri setidaknya kreator seni dan musisi yang hadir dapat berbagi ilmu pengetahuan berupa adanya workshop, sharing dan masih banyak lagi.

 

“Festival bisa nawarin pengalaman dan pengetahuan yang lain. Di sini ada workshop, diskusi, sharing pengalaman dari festival-festival yang udah, networking, dan lain-lain. Mulai dari gimana bikin festival dan segala macam. A camp ini bisa sharing pengetahuan,” tukasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pada Soundrenaline 2018 yang dihelat di Garuda Wisnu Kencana, Bali selama 8-9 Setember 2018 juga menampilkan sebuah karya seni yang bernama ‘The Monument’. Dimana kreasi itu dibuat oleh Uji Hahan.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini