nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Haru di Balik Tato di Perut Hyorin

Sasya Semitari P, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 19:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 10 33 1934871 kisah-haru-di-balik-tato-di-perut-hyorin-j2vKWK5UYy.jpg Hyorin. (Foto: Yellow Slug)

SEOUL – Bagi beberapa orang, tato yang terukir di tubuh mereka memiliki makna dan kisah tersendiri. Itu pula yang dialami oleh Kim Hyo Jung alias Hyorin. Dalam program Life Bar yang tayang pada Kamis malam (9/8/18), Hyorin mengungkapkan alasannya membuat tato tersebut. 

“Aku punya bekas luka berbentuk silang yang sangat besar di perutku. Jadi, aku bikin tato untuk menutupinya,” ujarnya seperti dilansir dari Soompi, Jumat (10/8/2018).

Dia menambahkan, pernah menjalani operasi perut sebanyak dua kali. “Luka itu adalah ketakutan terbesarku. Untuk menutupinya, aku sering membungkukkan tubuhku,” ungkapnya menambahkan.

Baca juga: Dua Karakter Baru di Film ke-3 Bakal Main di Spinoff Kingsman

Lebih lanjut, Hyorin menjelaskan, alasannya harus menjalani operasi perut sebanyak dua kali. Ternyata, dirinya pernah mengidap asites, penyakit yang diakibatkan penumpukan cairan pada rongga perut (terletak di bawah rongga dada yang dipisahkan dengan diafragma).

Cairan itu biasanya merupakan cairan benang dan cairan serosa berwarna kuning. “Aku terlahir dengan (penyakit) asites yang membuatku harus ‘menginap’ di inkubator sesaat setelah lahir. Setelahnya aku didiagnosa terkena kanker pediatrik dan biliary atresia (penyakit langka yang biasanya menyerang anak-anak pada bagian hati dan empedu),” kata Hyorin menjelaskan.

Akibat penyakit itu dia harus menjalani operasi, yang dilanjutkan dengan prosedur serupa setahun kemudian. Operasi kedua dilakukan karena adanya intususpsi, kondisi medis serius di mana bagian usus yang terlipat dengan sendirinya.

Baca juga: Baru Cerai, Ibnu Jamil Sudah Punya Gandengan Baru?

Setelah operasi kedua itulah Hyorin memutuskan untuk membuat tato di bagian perutnya. “Setelah membuat tato ini, segala kekhawatiranku hilang. Dan aku menjadi lebih percaya diri.”

Tak hanya bermakna untuk Hyorin, tato itu juga menginspirasi dan menyemangati banyak orangtua Korea yang memiliki anak dengan riwayat penyakit serupa. “Aku terkadang menerima pesan dari orangtua yang anaknya juga mengidap biliari atresia," ungkapnya.

Dia menambahkan, "Mereka bilang, mendapatkan semangat dari melihatku. Mereka menyemangatiku untuk tetap bernyanyi dan bekerja keras. Inilah yang membuatku ingin bekerja keras dalam bermusik."

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini