Istri Hampir Lewatkan Proses Pemakaman Tino Saroengallo

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 27 33 1928394 istri-hampir-lewatkan-proses-pemakaman-tino-saroengallo-P6rCwUCzdC.jpg Tino Saroengallo (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Tino Saroengallo menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (27/7/2018) di kediamannya di kawasan Bintaro, Pesangrahan, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.10 WIB. Sebelum meninggal, Tino diketahui telah divonis mengidap kanker kantung kemih stadium empat, dan sempat melakukan operasi pengangkatan tumor serta kemoterapi.

Pagi hari tadi, istri dari Tino Saroengallo, Dyah Ayu Dwi Dhamayanti, bahkan bisa dibilang hampir melewatkan proses pemakaman sang suami. Pasalnya pada pagi hari, Dhama diketahui sedang berada di dalam pesawat yang akan membawanya ke Singapura untuk membeli perlengkapan medis sang suami.

(Baca Juga: Belajar Agama, Limbad Mulai Susuri Jalan Hijrah)

(Baca Juga: Sssttt! Sutradara Bocorkan Alur Cerita Shazam)

Tino Saroengallo

Beruntung, saat pesawat yang ia naiki akan melakukan take off, Dhama sempat menerima kabar bahwa suaminya meninggal dunia. Mendengar hal tersebut, ia pun langsung turun dari pesawat dan menuju ke rumah duka.

"Istrinya pagi mau ke Singapura untuk beli selang pembuangan karena habis stoknya. Sampai di pesawat tiba-tiba dikabarin kalau meninggal. Jadi untungnya ada orang yang terlambat di pesawat, jadi akhirnya pas banget dia turun lagi," ungkap Ipang Wahid, selaku sahabat dan perwakilan dari keluarga, saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2018).

"Posisinya dia sudah di pesawat mau take off," tambahnya.

Sementara itu, Tino diketahui sudah tak bisa lagi menjalani perawatan di rumah sakit lantaran penyakit yang diidapnya telah menyerang otak, pembuluh di kaki, serta liver. Bahkan kediamannya telah diset menyerupai ruang perawatan dalam Rumah Sakit.

"Bawa suster sendiri, ada vitamin, infus segala macam, ada tempat tidur yang bisa naik turun. Jadi ya sebenarnya memadai," ujarnya.

"Lagipula Tino ingin berkumpul sama teman-temannya, karena di Rumah Sakitkan terbatas ya, kalau di rumah bebas sampai tengah malam temannya masih ngumpul," tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini