nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Roro Fitria Bongkar Alasan Selalu Tampil Modis di Persidangan

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 09:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 25 33 1926969 roro-fitria-bongkar-alasan-selalu-tampil-modis-di-persidangan-fnU4KuKIxs.jpg Roro Fitria (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA - Sebagai seorang tahanan, Roro Fitria terbilang sangat modis setiap memenuhi panggilan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pada persidangan terakhir, Selasa 24 Juli 2018 saja, Roro terlihat cantik dengan gaya rambut diikat ke belakang.

Baca Juga: Usai Melahirkan, Baby Margaretha Akan Kembali ke Dunia Hiburan

Ditemui usai sidang, Roro mengaku bahwa menggonta-ganti gaya rambut adalah caranya sendiri berpaling dari kesedihan. Sejak mendekam di balik jeruji besi, aktris berusia 28 tahun ini diketahui mengalami mental breakdown.

“Ya tak bisa dipungkiri bahwa kesedihan dan penyesalan saya teramat sangat, ya bagaimana pun juga kehidupan saya sebelum dan saat ini tuh ya amat sangat berbeda jadi ini untuk menguatkan hati saya supaya tidak selalu down,” jawabnya saat ditanya mengapa selalu tampil menarik di persidangan.

Roro Fitria

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai pilihan gaya rambut, wanita kelahiran Yogyakarta 29 Desember 1989 ini mengaku bahwa tidak ada alasan khusus di balik gaya rambutnya. Ia hanya memilih gaya rambut yang bisa terlihat rapi di hadapan majelis hakim.

“Enggak apa-apa sih, biar rapi aja,” tuturnya.

Roro Fitria

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan Roro Fitria pada 14 Februari 2018. Ia ditangkap di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan usai polisi meringkus tersangka lain, WH di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa paket narkotika jenis sabu seberat 2,4 gram, satu unit handphone, dan satu kartu ATM atas nama WH.

Baca Juga: Connie Nurlita Kaget Lagu Barunya Disambut Antusias Warga Semarang

Atas perbuatannya, Roro Fitria terancam pidana di atas lima tahun. Dia dianggap melanggar ketentuan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini