nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Promotor Ungkap Raiders Judas Priest Lebih Berat Ketimbang Megadeth

Revi C. Rantung, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 04:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 25 205 1926895 promotor-ungkap-raiders-judas-priest-lebih-berat-ketimbang-megadeth-crTU3Pig0b.jpg Preskon Judas Priest (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA - Band heavy metal asal Birmingham, Inggris yakni Judas Priest akan bersiap menggelar konser di Jakarta. Konser yang bertajuk 'Judas Priest Live in Concert' ini akan dihelat di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara pada 7 Desember 2018 mendatang.

Menariknya, ini pertama kalinya Rob Halford cs menyambangi Indonesia. Mengingat pada 2012 lalu, mereka hanya sampai di Singapura.

Kendati demikian, dengan kedatangan Judas Priest ke Indonesia bukan perkara mudah bagi pihak promotor, Rajawali Indonesia Communication. Pasalnya riders atau permintaan dari Judas Priest sanggup membuat mereka geleng-geleng kepala.

Terlebih dalam sebuah panggung, setidaknya band asal Inggris ini meminta latarnya dipenuhi LED. Sementara diatas panggung itu, Judas Priest meminta sebuah motor Harley.

"Ketika terima riders geleng-geleng juga, LED itu full, belakang semua LED. Mixer aman, semua masih ada. Paling susah produksi stage. Produksi stage agak susah, butuh waktu 6 hari," kata Anas Syahrul Alimi selaku CEO Rajalwali Communication saat jumpa pers ‘Judas Priest Live in Concert’ di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Selasa (24/7/2018).

"Riders seperti biasa, sebelum masuk lagu, ada motorcycle di situ. Yang pasti Harley," tambah Bakkar Wibowo selaku Project Director.

- Baca Juga: Untuk Pertama Kali, Judas Priest Bakal Konser di Jakarta

Lebih lanjut, pihak promotor juga mengakui bahwa apa yang menjadi riders dari Judas Priest lebih sulit ketimbang Megadeth. Sebab pada bulan Oktober 2018 mendatang, pihak promotor juga akan mendatangkan Megadeth.

"Iya lebih susah riders Judas Priest ketimbang Megadeth," ungkap Anas.

Meski begitu dengan kedatangan Judas Priest ke Indonesia, merupakan sinyal kuat bahwa band yang beraliran heavy metal itu sangat ingin menyapa para pengemarnya. Dan Indonesia pun boleh berbangga diri lantaran Judas Priest hanya bersedia datang ke tiga negara di Asia yakni Jepang, Indonesia dan Korea.

Sementara itu, kembali pada riders yang dibutuhkan oleh Judas Priest, pihak promotor setidaknya membutuhkan waktu dua bulan. Apalagi, panggung dari Judas Priest menjadi fokus utama pihak Anas.

"Hampir 2 bulan memastikan riders, ubek-ubek vendor yang ada di Indonesia. Panggungnya sangat besar, lednya luar biasa gede. Mereka ingin pastikan semua aman. Setelah itu mereka baru bisa ok. Unik bersifat aneh-aneh," pungkasnya.

Sebagai informasi, Judas Priest sendiri menjadi band heavy metal yang punya oengaruh dalam kancah musik dunia.

Tak heran dalam perjalanan musiknya, Judas Priest telah mendapat Gammy Award sebagai Best Metal Performance pada 2010 lalu. Begitu juga pada 1991, 1999, hingga 2009 selalu keluar sebagai nominatir dari ajang penghargaan paling bergengsi dunia.

 

Tidak hanya memboyong Grammy Award, Judas Priest sempat mendapatkan penghargaan dari ajang lain seperti Classic Rock Roll of Honour Awards pada 2015, Kerrang! Awards 2007 dan 2015, Metall Hammer Golden Gods Awards pada 2005, 2011 dan 2018.

Sementara untuk info tiket, akan dibuka dua sesi penjualan yaitu presale dan regular sale. Presale akan dijual pada 4 Agustus mendatang dengan harga Rp 450 ribu sedangkan regular sale akan dijual 5 Agustus dengan harga Rp 650 ribu.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini