nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Andien Bakal Beraksi di Lawang Sewu Semarang

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 15:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 12 205 1921447 andien-bakal-beraksi-di-lawang-sewu-semarang-SID241yPTX.jpg Andien (Foto: Okezone)

SEMARANG - Penyanyi papan atas Andien bakal menghibur warga Kota Semarang dengan menampilkan suara emasnya di kawasan wisata Lawang Sewu. Even kreasi seni bertajuk "Argo Muria Festival With Andien Metamorfosa" itu sebagai bentuk apresiasi kepada para penumpang kereta api (KA) relasi Semarang - Jakarta selama ini.

Event yang digelar pada 14 Juli 2018 itu dimulai pukul 15.00 - 21.00 WIB. Bentuk pagelaran seni berupa Music Showcase, Illustration Respond (Art Show), Teater Performance, Fashion Showcase, dan puncaknya adalah konser musik dengan menampilkan artis kenamaan Andien.

 

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, mengatakan, tercatat pada 2017, sebanyak 755.701 penumpang telah menggunakan layanan kereta api relasi Semarang - Jakarta atau naik 12 persen dibandingkan 2016 yang mencapai 674.021 penumpang. Terdapat empat rangkaian KA relasi Semarang - Jakarta di antaranya adalah KA Sindoro, KA Muria, KA Menoreh, dan KA Tawangjaya.

"Semoga dengan adanya Festival Argo Muria with Andien Metamorfosa ini, bisa semakin menyemarakkan Kota Semarang pada khususnya, dan Jawa Tengah pada umumnya, agar semakin terkenal sebagai destinasi tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara, " ujar Suprapto, Kamis (12/7/2018).

Dia menjelaskan, pemilihan tempat penyelenggaraan Lawang Sewu, dimaksudkan agar tempat wisata edukasi perkeretaapian ini bisa semakin dikenal dan semakin menarik dikunjungi oleh wisatawan. Lawang Sewu adalah gedung bersejarah di Semarang, yang didesain oleh arsitek Belanda bernama Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Ouendag dibantu Cosman Citroen dengan mengacu pada arsitektur campuran bergaya Tropis dan Eropa.

Baca Juga: Sering Di-bully Warganet, Prilly Latuconsina: Namanya Juga Sosmed

Gedung ini dahulu merupakan kantor dari Nederlands - Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) atau Perusahaan Kereta Api jaman Belanda. Setelah kemerdekaan, gedung ini digunakan sebagai kantor pusat oleh PT Kereta Api Indonesia. Selain digunakan sebagai kantor Kereta Api Indonesia, Lawang Sewu memiliki sejarah kuat saat peristiwa pertempuran lima hari di Semarang pada Oktober 1945. Oleh karena itu pada 1992, Pemkot Semarang menjadikan gedung ini sebagai bangunan kuno bersejarah di Semarang yang patut dilindungi.

"Penamaan Festival KA Argo Muria merupakan bagian dari promosi layanan kereta api relasi Semarang Tawang - Gambir (Jakarta) yang pertama kali beroperasi pada tanggal 22 Desember 1997. Saat ini, KA Argo Muria telah menggunakan kereta eksekutif terbaru produksi INKA tahun 2017, dengan rangkaian New Image dengan fasilitas dan interior yang representative dan lux," tukasnya. (Taufik Budi)

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini