Image

Suzy Tanda Tangani Petisi Kasus Pelecehan Seksual Vlogger Korea

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 17:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 18 33 1899978 suzy-tandatangani-petisi-kasus-pelecehan-seksual-vlogger-korea-qKjqv8kiB0.jpg Bae Suzy. (Foto: Twitter)

SEOUL - Bae Suzy memastikan diri berpartisipasi dalam petisi nasional terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa vlogger Korea, Yang Ye Won. Dukungan itu kemudian diunggahnya lewat Insta Story, pada 17 Mei 2018.

Dalam unggahan tersebut, Suzy mengatakan, dia telah menandatangani dukungan untuk petisi berjudul 'Hapjeoung XXXX Illegal Nude Filming'. Sekadar diketahui, petisi tersebut muncul saat netizen mendengar kisah pelecehan yang dialami oleh vlogger, Yang Ye Won.

Pada 16 Mei 2018, Yang mengunggah video di channel YouTube pribadinya dengan judul ‘Saya adalah Korban Kejahatan Seksual’. Ia mengonfirmasi hal tersebut setelah foto telanjang dirinya tersebar luas di Internet.

Baca juga: Resmi Rilis Album Baru, BTS Ungkap Makna di Balik 'Tear'

Melalui video tersebut, ia mengungkapkan jika dirinya mengalami tindak pelecehan seksual saat bekerja paruh waktu sebagai model sekitar 3 tahun lalu. Saat itu, dirinya melakukan kontrak dengan salah satu studio foto di area Hapjeong, di Distrik Mapogu, Seoul.

Malangnya, kejadian buruk malah menimpa dirinya. "Aku masuk ke studio tersebut. Kemudian manajer studio itu mengunci semua pintu. Ia juga menyerahkan pakaian dalam seksi untuk aku pakai," ungkapnya.

Yang Ye Won mengatakan, awalnya dia menolak dan tidak ingin melanjutkan pemotretan. Namun kemudian, dia terpaksa melakukannya karena sang manajer studio mengancamnya. Manajer itu mengatakan bahwa semua PD yang ada di studio tersebut akan menuntut dirinya. Ia juga diancam tidak akan bisa debut menjadi artis.

Di studio itulah dia dipaksa berpose erotis. Bahkan, sekitar 20 fotografer pria menyentuh dada dan area pribadi Yang. “Aku melakukan apa yang mereka suruh, berharap mereka tak menyerangku secara seksual (diperkosa),” kata Yang Ye Won.

Sejak kejadian itu, Yang mengaku, hidup dalam ketakutan. Dia khawatir fotonya akan tersebar dan akan menghambat kariernya. Menanggapi pernyataan Yang tersebut, pihak studio foto mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Yang tertera di dalam kontrak, tanpa adanya paksaan.

Baca juga: Jadi Duta Aplikasi Kencan Online, Seungri 'BIGBANG' Digoda Raline Shah

Sang manajer studio foto itu juga bersikeras para fotografer mereka tidak pernah menyentuh tubuh Yang Ye Won. "Kami juga pastikan bahwa para fotografer itu tak akan membocorkan foto-foto Yang Ye Won. Sebenarnya, yang harus kita lakukan saat ini adalah menemukan orang yang membocorkan foto tersebut. Saya akan menuntut dia (Yang) apabila tuduhannya tak terbukti,” ungkap si manajer studio.

Pernyataan si manajer itu membuat netizen geram dan melayangkan petisi untuk mengusut kasus pelecehan tersebut. Tercatat hingga 18 Mei 2018, petisi itu telah ditandatangani 100.000 orang.

Batas waktu penandatanganan petisi itu akan berakhir pada 16 Juni 2018. Jika petisi telah mencapai 200.000 peserta dalam 30 hari, maka pejabat pemerintah harus memberikan balasan resmi dalam waktu 1 bulan.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini