nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sukses dan Kaya Raya, Hotman Paris Ternyata Tak Pernah Terpikir Jadi Pengacara

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Kamis 22 Maret 2018 01:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 22 33 1876227 sukses-dan-kaya-raya-hotman-paris-ternyata-tak-pernah-terpikir-jadi-pengacara-hdo7jvtAbM.jpg Hotman Paris Show (Foto: Capture iNewsTV)

JAKARTA - Karier Hotman Paris tak lagi bisa diragukan di lingkungan hukum Indonesia dan luar negeri juga di jagat hiburan Tanah Air. Ia mampu menangani berbagai kasus hukum berbagai kalangan termasuk artis Indonesia.

Namun siapa sangka kesuksesan pengacara yang memiliki julukan 30 Miliar ini tak pernah dipikirkan sebelumnya. Hotman Paris bahkan sempat ragu untuk masuk kuliah hukum dan menjadi pengacara karena beberapa hal.

Baca Juga: Hotman Paris Beberkan Kronologi Kecelakaan Rombongan Lamborghini di Tol Cipali

Pengacara bernama lengkap Hotman Paris Hutapea ini pun menjelaskan perjalanan singkatnya saat menempuh pendidikan hukum melalui akun Instagram pribadinya.

"Jadi gini saya itu tidak pernah terpikir menjadi lawyer. Masuk fakultas hukum karena dulu mimpi kalau jadi insinyur pasti kaya kalau jadi dokter pasti kaya tapi saya mau masuk ITB boro-boro, cara ngisi soalnya saja saya enggak tahu karena saya di Ketapel dari Patanuli ke Bandung. Akhirnya saya masuk di fakultas hukum," ceritanya dalam video yang diunggah.


Tak memiliki cita-cita khusus saat masuk fakultas hukum justru membuat Hotman Paris sukses besar. Ia mengaku menemukan passion dan jiwa sebagai pengacara sejak menjadi mahasiswa S1.

Salah satu bukti nyata adalah sejarah yang diciptakan, lulus tercepat di fakultasnya tersebut. Tak hanya itu, pengacara berusia 58 tahun ini juga berhasil mendapat banyak prestasi dan penghargaan yang diakui oleh orang-orang hukum ternama di Indonesia.

"Di fakultas hukum saya merasakan bakat saya. Saya lulus paling cepat dalam sejarah Universitas Parahyangan Fakultas Hukum saya lulus paling cepat cuma tiga setengah tahun," paparnya.

"Saya ingat dua dosen saya yang adalah tokoh hukum Indonesia yaitu profesor R Subekti yang mengarang KUH Perdata dan juga ketua mahkamah agung sampai pernah kasih saya buku atas prestasi. Satu lagi adalah hakim agung rekto udan juga kasih buku atas prestasi saya," tutup Hotman Paris.

Baca JUga: Kerja Subuh-Subuh, Hotman Paris Minta Dibuatkan Kopi oleh Zaskia Gotik

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini