Lebih lanjut aktor 37 tahun itu mengatakan, terpesona dengan keseluruhan skenario film tersebut. “Golden Slumber memiliki pendekatan emosional dengan penonton. Aku, tergolong orang yang sentimental dan sering menangis. Ini alasanku memilih proyek ini,” ujarnya.
Sifat sentimentilnya tersebut, bahkan membuat Kang menangis saat screening film terakhirnya, 1987: When the Day Comes. “Pagi hari sebelum screening, aku bertemu orang-orang yang hidup pada era tersebut. Pengalaman mereka membuatku menangis terharu,” jelasnya.
Sebagai informasi, 1987: When the Day Comes merupakan film tentang Gerakan Demokrasi yang terjadi di Korea Selatan, pada Juni 1987. Kala itu, terjadi protes besar-besaran terhadap pemerintah, setelah aktivis disiksa sampai meninggal saat diinterogasi oleh pihak berwenang.
Setelah Golden Slumber, Kang akan mulai menjalani syuting Tsunami LA, film Hollywood perdananya bersama sutradara Simon West. Sebagai informasi, West adalah otak di balik sejumlah film populer Hollywood, seperti Tomb Raider, The Expendables 2, Con Air, dan Gun Shy.
Baca juga: Bahagianya Kang Dong Won Raih Penghargaan di Amerika