nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Camila Cabello: Perjalanan Imigran Kuba Jadi Musisi Pop Dunia

Asa Pratiwi, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 03:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 08 205 1841445 camila-cabello-perjalanan-imigran-kuba-jadi-musisi-pop-dunia-lLMypMJzmX.jpg Camila Cabello. (Foto: Wenner Media)

LOS ANGELES – Untuk dapat menembus industri musik dengan kualitas suara mumpuni bukanlah  hal mudah bagi Camila Cabello. Ia harus melewati perjalanan panjang dan berat sebelum akhirnya bisa mencapai kesuksesan seperti saat ini. Inilah kisah Cabello yang merupakan seorang imigran asal Kuba yang bercita-cita menjadi musisi ternama dunia.

Dari Kuba ke Amerika Serikat

Ketika keluarganya berimigrasi dari Kuba ke Amerika Serikat, Cabello yang kala itu masih berusia 6 tahun hanya menenteng satu tas ransel. Karena sang ibu, Sinuhe Estrabao, hanya mampu membeli tiket pesawat dari Kuba ke Mexico, perjalanan menuju perbatasan Amerika harus ditempuh menggunakan bus.

Kehidupan Cabello dan keluarganya di Amerika, dimulai di Kota Miami, Florida. Dia tumbuh di lingkungan dengan mayoritas imigran asal Amerika Latin yang rata-rata menggunakan bahasa Spanyol. 

Kerap dipandang sebelah mata karena berstatus imigran, ternyata membentuk kepribadian Cabello untuk lebih tangguh. Berkaca dari pengalaman dan perjuangannya sebagai imigran, musisi 20 tahun ini mengaku, terinspirasi untuk menciptakan lagu untuk para imigran.

Ia mengungkapkan, bahwa lagu yang ingin ia tulis berisikan harapan untuk orang-orang yang memiliki impian besar untuk menjadi sukses, sama seperti dirinya.

(Baca juga: Akhirnya, Camila Cabello Siap Rilis Album Solo Debut)


Awal Karier di Industri Musik

Karier Cabello di industri musik dimulai saat ia mengikuti audisi The X Factor pada 2012. Awalnya, kedua orangtua Cabello menentang keinginan pelantun Havana itu untuk mengikuti audisi. Namun karena Cabello terus memaksa, akhirnya kedua orangtuanya merestui langkahnya.

Sayang, nasib Cabello kurang beruntung. Ia tereliminasi dari panggung The X Factor meski akhirnya dibawa kembali bersama Ally Brooke, Normani Kordei, Lauren Jauregui, dan Dinah Jane. Kelima penyanyi tersebut kemudian disulap menjadi girl band.

Kehidupan pribadi Cabello pun menjadi sorotan setelah Fifth Harmony populer. Selama bergabung dengan girl band itu, pemilik nama asli Karla Camila Cabell Estraboa itu sempat menggarap sejumlah proyek solo. Kolaborasi dengan Machine Gun Kelly yang menghasilkan lagu Bad Things merupakan salah satu proyek tersukses Cabello.
 

Asyik dengan proyek solo, membuat Cabello memutuskan untuk meninggalkan Fifth Harmony pada akhir tahun 2016. Ia mengaku, bahwa potensinya tidak dapat tersalurkan secara maksimal ketika masih bergabung dengan Fifth Harmony.

(Baca juga: Puji Penampilan BTS, Camila Cabello: Mereka Selalu Energik)


Debut Album Solo

Sejak memutuskan hengkang dari Fifth Harmony, bintang Camila Cabello bersinar semakin terang. Meski single debutnya yang berjudul Crying In The Club tak sukses di pasaran, Cabello tak menyerah. Lagu yang awalnya ditargetkan menjadi fondasi kokoh bagi kariernya hanya mampu meraih posisi 12 di chart music Inggris dan 47 di Billboard Hot 100.

Bintang fortuna kemudian mulai menaunginya, ketika Cabello merilis Havana pada 8 Desember 2017. Lagu yang ditulisnya itu berhasil melambungkan Cabello ke posisi atas berbagai tangga lagu. Di Inggris, Cabello menunjukkan kualitasnya melalui Havana dengan mendominasi tangga musik selama 5 minggu berturut-turut. Capaian itu menyamai track Someone Like You milik Adele.

Setelah sukses dengan Havana, Cabello mengumumkan akan merilis album debut solo pada 12 Januari 2018. Album solo bertajuk ‘Camila’ itu bernaung di bawah label Epic, Syco, dan Sony. Jelang perilisan albumnya, Cabello meluncurkan dua lagu terbaru: Never Be The Same dan Real Friends.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini