Di bagian akhirnya, solois 21 tahun itu berkata, "Tel Aviv, adalah mimpiku selama bertahun-tahun bisa mengunjungi salah satu bagian dunia yang indah itu. Dan aku benar-benar minta maaf karena membatalkan komitmenku untuk datang tampil di depan kalian. Aku harap suatu hari nanti kita bisa menari bersama."
Baca Juga: Lorde Pastikan Album ke-2 Segera Rilis
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev juga mengungkapkan kekecewaannya pada keputusan Lorde. Padahal, Miri Regev berharap Lorde bisa memberikan harapan baru bagi masyarakatnya di tengah kondisi sulit ini.
"Lordem aku harap kau bisa menjadi seorang pahlawan wanita sejati (pure heroine), seperti judul album pertamamu, menjadi pahlawan untuk budaya yang sebenarnya, bebas dari pertimbangan politik asing dan konyol," kata Miri Regev dikutip dari NBC News.
(kem)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri