Seorang jurnalis dari Jerusalem Post, Amy Spiro, mengeluarkan sebuah pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa Lorde telah membatalkan rencana konsernya di Israel.
“Hey guys, jadi pernyataan ini tentang konser di Israel Lorde – Aku telah menerima begitu banyak surat dan pesan serta telah melakukan banyak diskusi dengan orang-orang yang memiliki banyak pandangan, dan menurutku keputusan yang tepat saat ini adalah membatalkan pertunjukan,” tulis Lorde kepada Amy.
Lorde pun mengatakan bahwa ia akan menunggu waktu yang tepat untuk bisa datang kembali ke Tel Aviv di masa mendatang. Ia meminta maaf kepada para penggemar yang berada di sana karena situasi dan kondisi saat ini tidak memungkinkan dirinya untuk menghibur di sana.
Mengutip NME, Senin 25 Desember 2017, Amy Spiro juga mengatakan bahwa Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev, meminta Lorde untuk memikirkan ulang keputusannya membatalkan konser.
“Lorde, aku harap kamu bisa menjadi ‘pure heroine’ seperti judul dalam album pertamamu. Jadilah pahlawan sejati budaya murni, bebas dari pertimbangan politis yang konyol,” ucap Miri Regev.
(aln)