Movie Review: The Greatest Showman, Sepenggal Kisah Pelopor Dunia Sirkus

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Sabtu 23 Desember 2017 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 22 206 1834870 movie-review-the-greatest-showman-sepenggal-kisah-pelopor-dunia-sirkus-0UqDNyijqX.jpg The Greatest Showman (Foto: Ist)

JAKARTA – Tak banyak orang yang tahu tentang cerita di balik dunia sirkus. Masyarakat justru lebih mengenal sirkus sebagai tempat hiburan untuk melepas rasa penat dari aktivitas sehari-hari.

The Greatest Showman adalah film biografi yang membahas kisah dari P.T. Barnum, seorang pelopor dari dunia bisnis sirkus. Karakter Barnum sendiri diperankan oleh aktor berbakat Hugh Jackman.

Baca juga: Tetangga Bongkar Kronologi Penangkapan Tio Pakusadewo

Film ini menceritakan tentang awal mula Barnum menjadi seorang pria sukses dari dunia hiburan baru bernama sirkus. Resiko, mimpi, dan perjuangan menjadi tiga hal utama yang mengalir dalam cerita The Greatest Showman. Sutradara Michael Gracey membalut film ini dengan elemen musik dari awal hingga akhir cerita.

Terlahir sebagai orang tak berada, Barnum adalah seorang karakter yang digambarkan penuh kreativitas dan pemberani. Ia akan mengambil langkah beresiko demi mengejar impian-impiannya.

Salah satu impian dari Barnum adalah membuat pertunjukan paling menarik di dunia. Sebagai langkah awal, ia mengumpulkan orang-orang unik dari sekitar New York untuk tampil di dalam pertunjukannya. Perempuan berkumis, pria dengan ukuran tubuh tertinggi, pria dengan tato di sekujur tubuh, atau bahkan pria dengan ukuran tubuh kecil dikumpulkan. Kreativitas Barnum dalam mengolah imajinasinya menjadi nyata bisa dikatakan sebagai kunci kesuksesan di dalam kariernya.

Baca juga: Break dari Dara, Mitha 'The Virgin' Gandeng Nadira Garap Soundtrack Film Syirik

Namun tak jarang Barnum pun menemui kegagalan. Untungnya ia memiliki Charity (Michelle Williams), istri yang selalu mendukung setiap keputusannya. Barnum sempat mengalami kebangkrutan ketika tertarik untuk membuat tur bersama penyanyi Jenny Lind (Rebecca Ferguson). Selain Charity, Barnum pun memiliki rekan bisnis seperti Phillip Carlyle (Zac Efron).

Secara keseluruhan, The Greatest Showman adalah film yang menarik karena sebagai film drama musikal, lagu-lagu yang dihadirkan oleh Benj Pasek dan Justin Paul selalu mengena di setiap keadaan. Dua nama tersebut adalah orang dibalik kesuksesan drama musikal La La Land, yang dirilis tahun lalu.

Begitu pun dengan permainan dari Hugh Jackman, Zac Efron, Michelle Williams, Rebecca Ferguson, dan Zendaya baik dalam menyanyi atau pun menari. Senang rasanya melihat Hugh Jackman, melepaskan rasa yang selama ini melekat di dalam dirinya sebagai Logan/Wolverine. Belum lagi karakter Zac Efron, yang dalam beberapa film terakhirnya hanya ditampilkan sebagai seorang pemuda yang memamerkan tubuh sixpack-nya.

The Greatest Showman bukan tanpa cela. Film ini mendapatkan banyak kritikan karena fakta asli dari seorang P.T. Barnum tidak diulas sepenuhnya. Sosok Barnum aslinya dikenal sebagai tokoh yang jahat karena mengeksploitasi penjualan perempuan dan sebagaianya demi bisnis sirkusnya. Selain itu ada banyak kelemahan dalam penokohan yang tidak dijelaskan selama 1 jam 45 menit film berlangsung, seperti tokoh Anne Wheeler (Zendaya), yang dianggap sebagai tokoh kulit hitam di dalam film tersebut.

Secara keseluruhan, Okezone memberikan nilai 6,8 untuk The Greatest Showman. Bagi para pencinta film drama musikal, aksi Hugh Jackman bersama aktris lainnya dalam membawakan lagu-lagu soundtrack The Greatest Showman sangat sayang untuk dilewatkan pada tanggal 29 Desember mendatang.

JAKARTA – Tak banyak orang yang tahu tentang cerita di balik dunia sirkus. Masyarakat justru lebih mengenal sirkus sebagai tempat hiburan untuk melepas rasa penat dari aktivitas sehari-hari.

The Greatest Showman adalah film biografi yang membahas kisah dari P.T. Barnum, seorang pelopor dari dunia bisnis sirkus. Karakter Barnum sendiri diperankan oleh aktor berbakat Hugh Jackman.

Film ini menceritakan tentang awal mula Barnum menjadi seorang pria sukses dari dunia hiburan baru bernama sirkus. Resiko, mimpi, dan perjuangan menjadi tiga hal utama yang mengalir dalam cerita The Greatest Showman. Sutradara Michael Gracey membalut film ini dengan elemen musik dari awal hingga akhir cerita.

Terlahir sebagai orang tak berada, Barnum adalah seorang karakter yang digambarkan penuh kreativitas dan pemberani. Ia akan mengambil langkah beresiko demi mengejar impian-impiannya.

Salah satu impian dari Barnum adalah membuat pertunjukan paling menarik di dunia. Sebagai langkah awal, ia mengumpulkan orang-orang unik dari sekitar New York untuk tampil di dalam pertunjukannya. Perempuan berkumis, pria dengan ukuran tubuh tertinggi, pria dengan tato di sekujur tubuh, atau bahkan pria dengan ukuran tubuh kecil dikumpulkan. Kreativitas Barnum dalam mengolah imajinasinya menjadi nyata bisa dikatakan sebagai kunci kesuksesan di dalam kariernya.

Namun tak jarang Barnum pun menemui kegagalan. Untungnya ia memiliki Charity (Michelle Williams), istri yang selalu mendukung setiap keputusannya. Barnum sempat mengalami kebangkrutan ketika tertarik untuk membuat tur bersama penyanyi Jenny Lind (Rebecca Ferguson). Selain Charity, Barnum pun memiliki rekan bisnis seperti Phillip Carlyle (Zac Efron).

Secara keseluruhan, The Greatest Showman adalah film yang menarik karena sebagai film drama musikal, lagu-lagu yang dihadirkan oleh Benj Pasek dan Justin Paul selalu mengena di setiap keadaan. Dua nama tersebut adalah orang dibalik kesuksesan drama musikal La La Land, yang dirilis tahun lalu.

Begitu pun dengan permainan dari Hugh Jackman, Zac Efron, Michelle Williams, Rebecca Ferguson, dan Zendaya baik dalam menyanyi atau pun menari. Senang rasanya melihat Hugh Jackman, melepaskan rasa yang selama ini melekat di dalam dirinya sebagai Logan/Wolverine. Belum lagi karakter Zac Efron, yang dalam beberapa film terakhirnya hanya ditampilkan sebagai seorang pemuda yang memamerkan tubuh sixpack-nya.

The Greatest Showman bukan tanpa cela. Film ini mendapatkan banyak kritikan karena fakta asli dari seorang P.T. Barnum tidak diulas sepenuhnya. Sosok Barnum aslinya dikenal sebagai tokoh yang jahat karena mengeksploitasi penjualan perempuan dan sebagaianya demi bisnis sirkusnya. Selain itu ada banyak kelemahan dalam penokohan yang tidak dijelaskan selama 1 jam 45 menit film berlangsung, seperti tokoh Anne Wheeler (Zendaya), yang dianggap sebagai tokoh kulit hitam di dalam film tersebut.

Secara keseluruhan, Okezone memberikan nilai 6,8 untuk The Greatest Showman. Bagi para pencinta film drama musikal, aksi Hugh Jackman bersama aktris lainnya dalam membawakan lagu-lagu soundtrack The Greatest Showman sangat sayang untuk dilewatkan pada tanggal 29 Desember mendatang.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini