Share

Tertarik Jadi Videografer, Tompi Tutup 2017 dengan Tiga Film Pendek

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Rabu 29 November 2017 01:54 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 29 33 1822276

JAKARTA - Penyanyi bersuara khas, Tompi kini tengah sibuk dengan beberapa aktivitas baik di dunia hiburan maupun lainnya. Ia sibuk mempersiapkan buku terkait fotografi bahkan kegiatan sosial.

Hal baru yang sedang gemar dilakukan adalah hobinya sebagai videografer. Pria berusia 39 tahun ini bahkan akan menutup tahun 2017 dengan tiga film pendek sekaligus.

(Baca Juga: Bawakan Teman Tapi Mesra, Maia Estianty dan BCL Tutup Mega Konser Idola)

(Baca Juga: Pertama Kali, Armand Maulana dan BCL Duet di Mega Konser Idola)

Hal ini memang menjadi penantian panjang pria kelahiran Aceh tersebut. "Iya, saya memang lagi tertarik banget sama dunia videografi. Ini salah satu goal saya di 2018, makanya banyak banget yang mau dikerjain, di 2018 salah satunya pengen bikin film yang rada serius. Jelang akhir tahun ada 3 project short movie yang lagi saya kerjain, disamping ada beberapa iklan yang lagi saya garap," terangnya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Meskipun kesibukan di luar profesinya menumpuk, Tompi tak melalaikan kewajibannya sebagai penyanyi maupun dokter. Ia tengah menyiapkan album Trio Lestari dan soal kedokteran, penyanyi aliran jazz ini pun tetap membuka praktik sehari-hari.

Menjalani banyak pekerjaan sekaligus tak membuat Tompi keberatan. Ayah tiga orang anak ini yakin semua pekerjaan akan tuntas jika dikerjakan dengan pengaturan waktu yang baik juga tim yang mendukung.

"Ternyata bisa kok. Yang pertama sih kerja efektif sih, saya motret cuma sejam enggak pernah lama-lama, pre-production-nya sudah disiapkan jauh-jauh hari, jadi dateng, orang sudah disiapin, langsung duduk, lighting sudah beres semuanya, langsung foto. Post-pro juga enggak banyak touch up karena semua saya sudah kerjakan di kamera," beber Tompi.

"Film juga gitu, pre-production sudah kita siapin, jadi bisa langsung shooting. Dari project yang sudah saya kerjain, yang pada ikut ke lokasi tuh pada kayak 'wah cepet banget ya'. Logikanya kalau buat shot untuk 1 menit ngapain sampai berhari-hari kan enggak masuk akal. Kalau kita kerja efektif, tim pendukungnya solid, harusnya bisa efektif dan memungkinkan kita untuk ngerjain yang lain-lain," tutup Tompi.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini