Lama Tak Terlihat, The Changcuters Ternyata Sibuk Jalani Tur

Lidya Hidayati, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 23 205 1819232 lama-tak-terlihat-the-changcuters-ternyata-sibuk-jalani-tur-Nhc42zZIUa.jpg The Changcuters (Foto: Lidya/Okezone)

MADURA - Di tengah ramainya pendatang baru di industri musik Indonesia, nama band The Changcuters seolah tenggelam. Sudah lama band yang digawangi Tria, Qibil, Erick, Alda, dan Dipa itu tak terlihat di televisi.

- Baca Juga: Sambut Usia Kepala Tiga, Nino RAN Gandeng Nagita Slavina untuk Single Solo

Meski jarang terlihat di televisi, tapi band asal Bandung itu tidak bubar dan masih aktif. The Changcuters bahkan baru saja merilis album terbaru mereka pada Maret 2017 lalu.

Menurut Tria cs, mereka saat ini memang jarang tampil di TV. Tapi, grup pelantun I Love You Bibeh itu aktif di acara-acara off air dan melakukan tur di berbagai kota.

"Kita lama enggak muncul di media TV karena memang kita sekarang ngejalaninnya lagi tur, dari kota ke kota. Enggak bisa dipungkiri kita emang jarang diliput TV. Tapi kita promo album, kemarin di radio-radio," terang Dipa di Bangkalan, Madura pada Rabu 22 November 2017.

"Jadi kesibukannya sekarang lebih ke mempromosikan album terbaru kita," sahut Qibil.

Album terbaru The Changcuters yang diberi nama "Binauralis" ini merupakan lanjutan dari album sebelumnya, "Visualis". Grup beranggotakan lima member itu menyebut jika mereka akan membuat album trilogi dari "Visualis" dan "Binauralis" itu.

"Jadi dari 2012 itu kita berencana untuk bikin trilogi album. Yang 2013 "Visualis", yang "Binauralis" ini terusannya dari "Visualis". Nanti ada terusannya yang ketiga, kita rahasiakan dulu. Tapi intinya, dari ketiga album ini, kita ingin menginformasikan, memberitahu bahwa inilah musik The Changcuters, jiwanya The Changcuters," jelas Qibil.

Tria menuturkan jika "Visualis" dan "Binauralis" itu memiliki maksud yang berbeda. Namun, kedua album itu sama-sama terinspirasi dari kegiatan penghijauan yang mereka lakukan pada 2012 silam.

- Baca Juga: Mandiri, RAN Kini Tempuh Jalur Indie

"Kalau "Visualis" itu tentang penglihatan. "Binauralis" lebih mendengar. Ada hubungannya nih. Jadi pas awal kami diajak Djarum Foundation ikut penanaman trembesi tahun 2012, di situ kita kena banget. Karena mulai terbukalah pengalaman, pengetahuan tentang penghijauan, kita bikin lagu di album "Visualis" judulnya Lestarikan Sang Pohon. Kita menganggap bahwa pohon adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Lo bayangin, pohon enggak minta apa-apa tapi memberikan semuanya untuk kita," pungkas Tria.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini