nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerap Bikin Kontroversi, Psikiater Nilai Sulli dan Yoo Ah In Impulsif

Asa Pratiwi, Jurnalis · Rabu 22 November 2017 14:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 22 33 1818491 kerap-bikin-kontroversi-psikiater-nilai-sulli-dan-yoo-ah-in-impulsif-dQdkbnRKfC.jpg Sulli. (Foto: Soompi)

SEOUL –Sulli eks-f(x) dan aktor Yoo Ah-in, merupakan dua bintang Korea yang kerap mendulang kritik netizen di media sosial (medsos). Yoo misalnya, dikritik saat mengucapkan bela sungkawa untuk Kim Joo-hyuk yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas akhir Oktober silam.

(Unggahan Yoo Ah In yang sempat menuai kritik pedas netizen. Foto: Instagram/@hongsick)

Pada 30 Oktober 2017, Yoo Ah-in menuliskan, “We send out our deepest condolences, RIP. (Belasungkawa terdalam kami, RIP),” bersama screenshot lagu Condolence milik Benjamin Clementine.

Sayangnya, niat baik Yoo itu ditanggapi negatif oleh netizen Korea. “Apakah dia (Yoo Ah-in) selebriti Amerika/Inggris? Bukankah dia orang Korea? Tidak bisakah dia menulis kalimat ‘turut berbelasungkawa’ di dalam bahasa Korea?” kritik seorang netizen.

Baca juga: Agensi Tindak Haters Kritik Yoo Ah In Bebas Tugas Wamil

Sementara Sulli, sempat panen cibiran akibat pose tanpa bra dan unggahan video saat memanggang belut. Unggahan tak biasa pemilik nama asli Choi Jin-ri itu di medsos membuat netizen mempertanyakan kesehatan mentalnya.

(Tampilan Sulli di Instagram yang dinilai netizen tanpa bra. Foto: Instagram/@jelly_jilli)

Lalu bagaimana tanggapan psikiater tentang unggahan kontroversial kedua bintang tersebut? Melansir Allkpop, Dr. Choi, seorang psikiater, menegaskan, bahwa apa yang dilakukan Sulli dan Yoo Ah-in bukanlah untuk mendapatkan perhatian.

Dia menilai, tindakan kedua bintang itu merupakan hasil dari perilaku impulsif. “Orang impulsif tidak pernah berpikir panjang tentang kosekuensi sebuah tindakan. Mereka tidak dapat mengendalikan apa yang ingin mereka katakan. Jika ingin bicara, mereka tidak bisa menahannya,” ujar Choi.

Baca juga: Kerap Dikritik, Sulli: "Kalian Lebih Jahat"

Dia menambahkan, Yoo dikenal sebagai pesohor dengan postingan medsos yang bagus. Dia kerap mengekspresikan pikirannya yang rumit melalui kata–kata. “Dia sebenarnya mendapat banyak tanggapan positif dari penggemarnya,” kata Choi.

Sedangkan untuk Sulli, Choi menilai, tindakannya sebagai ‘perilaku hiperaktif’. “Pikiran orang – orang hiperaktif seringkali tidak beraturan. Mereka cenderung tidak bisa diam dan suka menggoda orang lain,” jelas sang psikiater.

Terakhir, Choi berkomentar mengenai dampak serius media sosial terhadap seseorang. “Ini hanya masalah waktu ketika seseorang menjadi pusat perhatian karena topik yang sensitif dan kontroversial. Akibatnya, ia tak dapat menahan keinginannya dan terus terjerumus di dalamnya,” tutupnya.  

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini