Share

Dituduh Gelapkan Uang Rachmawati, Begini Respon Fadlan Muhammad

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 13 November 2017 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 13 33 1813304 dituduh-gelapkan-uang-rachmawati-begini-respon-fadlan-muhammad-XErmYpNxOe.JPG Fadlan Muhammad (foto: Instagram/@fadlanmuhammad)

JAKARTA - Fadlan Muhammad menjawab tuduhan penipuan serta penggelapan yang diduga ia lakukan terhadap Rachmawati Soekarnoputri. Melalui pernyataan Mochamad AA selaku kuasa hukum PT Penta Berkat yang ia nahkodai, presenter 40 tahun membantah tuduhan itu.

"Hari ini saya menjelaskan bahwa dugaan penipuan yang dilakukan oleh saudara Fadlan terjawab. Bahwa benar-benar ada sebuah usaha antara Rachmawati dan Fadlan. Pembangunan kondo hotel di Batu, Malang. Jadi investasi bodongnya jelas tidak benar," kata Mochamad AA di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat (13/11/2017).

(Baca Juga: Anaknya Dicibir Netizen, Alyssa Soebandono Balas dengan Kalimat Bijak)

Seperti telah diberitakan, Fadlan Muhammad diduga terseret penipuan dan penggelapan atas uang investasi milik Rachmawati Soekarnoputri. Suami Lyra Virna itu awalnya datang ke kediaman Rachmawati bersama Didi Mahardika untuk menawarkan investasi atas pembangunan hotel di Batu, Malang, Jawa Timur yang direncanakan PT Penta Berkat pada 2016.

Sayang, keputusan investasi Rachmawati berbuah pahit. Uang sebesar Rp. 5 miliar yang telah ia gelontorkan justru dimanfaatkan Fadlan dan kolega untuk kepentingan lain. Diduga, uang tersebut digunakan untuk menutup biaya perkara salah satu direksi PT Penta Berkat yang terseret masalah hukum.

(Baca Juga: Gantikan Posisi Ayah, Raffi Ahmad Bakal Jadi Wali Nikah Syahnaz Sadiqah)

Mengetahui hal tersebut, Rachmawati langsung memutuskan mundur dari jabatan yang dijanjikan Fadlan yakni sebagai Komisaris Utama. Rachmawati yang merasa ditipu juga meminta Fadlan untuk segera mengembalikan uang Rp. 5 miliar miliknya.

Semula, pihak PT Penta Berkat sepakat akan mengembalikan uang milik Rachmawati pada Januari 2017. Namun hingga saat ini, Rachmawati baru menerima uang Rp. 750 juta dan belum mendapat kejelasan tentang nasib Rp4,25 miliar sisanya. Oleh karena itu, Rachmawati melalui Kamaruddin berencana mempolisikan Fadlan serta PT terkait apabila tak kunjung menunjukkan itikad baik hingga pekan depan.

(Baca Juga: Sahabat Tolak Komentari Isu Pernikahan Sunu Eks Matta dan Umi Pipik)

Sementara terkait tuduhan tersebut, Mochamad AA justru mempertanyakan dasar pihak Rachmawati menyebut kliennya sebagai penipu. "Apa yang ditipukan? Kan ada usaha bersama, dan di situ kami ada akta notaris," ucapnya.

"Di situ ada Rachmawati sebagai komisaris dan Fadlan sebagai direktur. Semua pengeluaran keuangan itu harus ada tanda tangan beliau berdua," tandas Mochamad AA.

(Baca Juga: Beredar Foto Jadul Titiek Puspa, Netizen Heboh Sandingkan Wajahnya Mirip Isyana hingga Raisa)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini