nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Film Mau Jadi Apa?, Monty Tiwa dan Soleh Solihun Bangkitkan Nostalgia Tahun 1990-an

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Rabu 08 November 2017 15:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 08 206 1810607 lewat-film-mau-jadi-apa-monty-tiwa-dan-soleh-solihun-bangkitkan-nostalgia-tahun-1990-an-gncEiIyPzP.jpg Pemain Mau Jadi Apa? (Foto: Instagram)

JAKARTA - Sutradara kondang Monty Tiwa siap merilis film terbarunya, Mau Jadi Apa? pada 30 November 2017. Kali ini, ia menggandeng Soleh Solihun sebagai sutradara dan salah satu penulis naskahnya.

Diakui Soleh Solihun, film berlatar Bandung tersebut akan membangkitkan ingatan tahun 1990-an. Tak ada sesuatu yang dilebihkan, film yang juga dibintangi oleh Anggika Bolsterli ini menyajikan kondisi sesuai masanya kala itu.

(Baca Juga: Berpose Menantang, Cinta Laura Digoda Warganet Jadian dengan Richard Kyle)

(Baca Juga: Masuk di Katalog Pekerja Alexis, Widuri Agesty Beberkan Kerugian Ratusan Juta Rupiah)

Kendati demikian, film ini juga layak ditonton generasi muda saat ini. Sebab, beberapa gambaran kehidupan dan langkah masa depan sengaja dituangkan dalam film yang menceritakan kisah beberapa mahasiswa secara nyata.

"Buat anak-anak 1990-an bisa nostalgia apalagi anak-anak yang suka Bandung. Banyak sekali ikon-ikon Bandung yang kita tampilkan di sini kayak radio gaulnya, Jatinangornya. Nah buat yang generasi 1990-an bisa lihat oh ini nih ya kayak dulu zaman dulu enggak ada handphone terus bagaimana cara kontaknya, susah membedakan antara tukang ojek dan bukan. Kalau zaman sekarang kan ada tulisan ojek gitu kan atau dipanggil," ujar Soleh Solihun di Gedung iNews, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2017).

"Ini film yang bakal berkaitan orang-orang yang usia 30 tahun ke atas tapi juga bakalan menarik buat anak-anak yang belasan tahun karena ngasih pengalaman nostalgia dan ngasih gambaran kehidupan tahun 1999-lah dan lagu-lagunya juga," sambungnya.

Latar tempat film Mau Jadi Apa diambil di Universitas Padjajaran yang tak lain merupakan tempat belajar Soleh Solihun serta beberapa rekannya. Untuk membuat karakter yang dimainkan semakin hidup, komika berusia 38 tahun ini juga menyertakan mereka sebelum syuting dilakukan.

Selama proses syuting berlangsung, para pemain pun menjalani pola hidup layaknya mahasiswa. Mereka juga harus menyelesaikan masa syuting sesuai dengan jadwal masuknya kampus setempat dan hanya dilakukan kurang dari tiga minggu.


(Baca Juga: Tak Ada Sakit Hati Digugat Cerai Georgia Aisyah, Aldi Taher: Dia Wanita Mulia)

(Baca Juga: Ungkap Perasaan Hati, Aldiansyah Taher Ciptakan Lagu Khusus untuk Georgia Aisyah)

"Kita berburu dengan waktu karena kita syutingnya beneran di lokasi ya di Fikom Unpad jadi beneran bagaimana mengejar waktu karena ini salah syuting yang berakhir pada dini hari karena sudah beneran enggak ada waktu karena kan masa kuliah bakalan aktif jadi gara-gara mengejar waktu itu, kan kita enggak bisa syuting pas kuliah," ujar Soleh Solihun.

Selain Solih Solihun dan Anggika Bolsterli, beberapa nama bintang muda juga tampil dalam film ini. Beberapa diantaranya adalah Aurelie Moeremans, Awwe, Adjisdoaibu, Boris Bokir, Ricky Wattimena, dan masih banyak lagi.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini