Ketika ditanya apakah ia menyesal dengan tersebarnya video berdurasi singkat tersebut, wanita berusia 22 tahun ini merasa sudah terlambat. Bahkan munculnya kalimat kasar dari temannya dalam video tersebut juga amat ia sesali.
Nadine kini menyatakan bahwa semua yang terjadi padanya saat ini merupakan pelajaran untuknya dikemudian hari. Bahkan ia menyadari bahwa permainan yang wajar dimatanya, belum tentu memiliki nilai sama di mata orang lain.
"Mau nyesel tapi sudah kejadian. Tapi jadi pelajaran aaja sih mesti lebih hati-hati lain kali. Tapi kalau menurut aku main game kayak gitu di mata orang lain enggak wajar, tapi kami main game itu kami ketawa-ketawa itu biasa saja," tuturnya.
"Terus ada background suara yang ngomong kasar ya gimana ya itu.... aku kayak jadi blank gitu jadi bingung mau dijelasin kayak apa juga...," tandasnya.
(aln)