Wah, Kasus Pencurian Rumah Mewah Jason Derulo Diduga Melibatkan Orang Dalam

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 33 1797122 wah-kasus-pencurian-rumah-mewah-jason-derulo-diduga-melibatkan-orang-dalam-XKCef4QHlo.jpg Jason Derulo. (Foto: Rolling Stone)

LOS ANGELES – Kasus pencurian yang menimpa Jason Derulo, pada 24 September 2017, diduga melibatkan orang dekat sang artis. Pasalnya, menurut Kepolisian Los Angeles, pencuri hanya memasuki satu ruangan dalam rumah mewah yang berlokasi di kawasan Tarzana tersebut.

Baca juga: Dipacari Mischa Chandrawinata, Jessica Mila Pastikan Belum Ada Rencana Nikah

Melalui situsnya, Kepolisian Los Angeles, mengungkapkan, pencuri masuk ke rumah Derulo dengan merusak sebuah pintu. Pencuri yang menurut kepolisian lebih dari satu orang itu kemudian langsung menuju sebuah ruangan di mana terdapat sebuah brankas.

Pencuri kemudian merusaknya dan mengambil semua isi brankas yang berisi: perhiasan senilai USD600.000 (Rp8,1 miliar) dan uang tunai sebesar USD80.000 (Rp1,08 miliar). Tak ada korban terluka dalam peristiwa itu. Sementara Derulo diketahui tengah berada di luar kota saat peristiwa itu terjadi.

Baca juga: Super Junior Mulai Unggah Teaser Comeback, Siwon: Oppa Telah Kembali!

Derulo diketahui membeli rumah mewah itu sekitar tahun 2014 senilai USD3 juta, setelah dia putus dari penyanyi Jordin Sparks. Namun tak diketahui secara pasti apakah lelaki bernama asli Jason Joel Desrouleaux itu mendiami rumah tersebut atau tidak.

Kasus pencurian yang menimpa Derulo tersebut melengkapi sejumlah kasus serupa yang dialami pesohor Hollywood lainnya, mulai dari Alanis Morissette, Cesar Millan, Derek Fisher, hingga Yasiel Puig. Morissette misalnya, kehilangan USD2 juta, sementara bintang baseball Yasiel Puig harus merelakan tiga jam tangan bermerek miliknya senilai USD600.000.

Baca juga: Punya Banyak Waktu, Katy Perry Bangga Jadi Seorang Lajang

Polisi mengungkapkan, fenomena selebriti menjadi target pencurian bukan dipicu kebiasaan ‘pamer’ mereka di media sosial. Polisi menilai, hal itu terjadi karena ada narapidana melarikan diri yang saat ini berkeliaran di Los Angeles.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini