LOS ANGELES – Liam Gallagher mengakui bahwa perpecahan yang terjadi di dalam tubuh band Oasis menjadi kekecewaan terbesar di dalam hidupnya. Seperti diketahui, Oasis menyatakan bubar pada tahun 2009 setelah sang kakak, Noel Gallagher, mengatakan tidak bisa bekerja lagi dengan Liam.
Baca juga: Dianggap Gagal di Negeri Sendiri, Battleship IslandMenang Award di Sitges Film Festival
Tak hanya band-nya yang hancur, persaudaraan keduanya pun dianggap rusak. Peggy, sang ibu bahkan mengatakan telah menyerah untuk menyatukan keduanya lagi. Saat ditanya dalam sebuah wawancara apa kekecewaan terbesar di dalam hidupnya, Liam pun dengan cepat menjawab, “Oasis bubar.”
Dalam wawancara bersama Mirror beberapa waktu lalu, Liam pun pernah berharap untuk bisa mengakhiri pertengkarannya dengan Noel. Sayangnya, perdamaian di antara keduanya akan terasa sangat sulit mengingat Noel sangat membenci Liam.
Baca juga: Percaya Penuh, Ibunda Restui Perceraian Nafa Urbach dengan Zack Lee
“Aku harap kita bisa (berdamai). Tidak hanya untuk Oasis tapi untuk persaudaraan kita,” kata Liam.
Semenjak perpecahan terjadi di dalam tubuh Oasis, Liam dan Noel pun memilih jalan berbeda. Liam saat ini sedang menikmati kesuksesan dari debut album solonya “As You Were” yang menguasai puncak tangga lagu Inggris pada pekan ini.
(FHM)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri