Image

Di Tengah Kontroversi Kasus Harvey Weinstein, Blake Lively Ungkap Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual

Lidya Hidayati, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 12:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 33 1794625 di-tengah-kontroversi-kasus-harvey-weinstein-blake-lively-ungkap-pernah-jadi-korban-pelecehan-seksual-6pHtBd0oZi.jpg Blake Lively. (Foto: Vogue)

LOS ANGELES – Di tengah ramainya kasus pelecehan seksual yang melibatkan Harvey Weinstein, Blake Lively mengungkap juga pernah menjadi korban kasus serupa. Namun, bintang Gossip Girl  itu menegaskan, bukanlah korban Weinstein, melainkan seorang makeup artist.

Lively menceritakan pengalaman tak menyenangkannya itu saat wawancara dengan Los Angeles Times. Aktris 30 tahun tersebut mengatakan, jika makeup artist berjenis kelamin laki-laki itu melakukan tindakan kurang ajar kepadanya di lokasi syuting.

Baca juga: Halsey Sangat Kecewa Musisi Wanita Kurang Unggul di American Music Awards 2017

“Dia mengatakan hal-hal yang tidak sopan dan bersikukuh untuk memakaikan lipstik padaku dengan jarinya,” cerita Lively seperti dikutip dari People, Jumat (13/10/2017).

Si makeup artist tak berhenti sampai di situ. Menurut cerita Lively, pelaku juga merekam ketika istri Ryan Reynold itu sedang tidur di lokasi syuting pada suatu malam. “Aku tidur di lokasi syuting pada suatu malam dan terbangun. Saat itu, aku melihat dia sedang merekamku. Aku masih berpakaian, tapi itu adalah sesuatu yang sangat mengerikan untuk dilakukan,” lanjut ibu dua anak tersebut.

Baca juga: Bosan! Robert Pattinson Akhiri Pertunangan dengan FKA Twigs

Lively pun langsung mengambil tindakan dengan melaporkan kejadian tersebut kepada produser. Tapi, sayangnya, tak ada tindakan apapun yang diambil oleh produser. Karena tak mendapat respons dari krunya, Lively pun membawa kasusnya ke jalur hukum.

Bintang The Age of Adeline tersebut menghubungi seorang pengacara yang lantas melakukan penyelidikan. Hasilnya, sang makeup artist langsung didepak dari proyek tersebut. Namun, Lively mengatakan jika pemecatan pelaku dari proyek itu tak berarti ia tak bisa lagi bekerja di industri yang sama.

Baca juga: VIDEO: Cadas! Bruno Mars Borong 8 Nominasi American Music Awards

“Manajer unit produksi kami menulis sebuah surat rekomendasi untuknya karena tak ada yang mau ada dendam di sini,” papar Lively.

Pelecehan seksual dalam bentuk apa pun memang bukan hal baru lagi di industri hiburan, termasuk Hollywood. Kasus pelecehan yang tengah dihadapi Harvey Weinstein hanyalah salah satu contoh saja.

FOTO: Request Lagu Jangan Pernah Berubah, Laudya Cynthia Bella Kode ke Suami?

“Aku tak pernah punya pengalaman apa-apa dengan Harvey dan aku pikir jika orang-orang mendengar cerita-cerita ini, aku percaya jika dalam kemanusiaan, cukup memikirkan bahwa ini tak seharusnya terus berlanjut. Aku tak pernah mendengar cerita semacam ini. Aku tak pernah mendengar apa-apa secara spesifik. Tapi, sangat menyedihkan mendengarnya,” ucap Lively.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini