Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewa Budjana anggap Tur Oktober 2017 Penampilan Internasional Perdana

Dewanto Kironoputro , Jurnalis-Senin, 02 Oktober 2017 |18:36 WIB
Dewa Budjana anggap Tur Oktober 2017 Penampilan Internasional Perdana
Dewa Budjana (Foto: Twitter)
A
A
A

JAKARTA - Bisa tur di Eropa bak mimpi jadi nyata bagi seorang Dewa Budjana. Meskipun namanya sudah sangat besar di jagat musik nasional, ia sangat antusias terhadap kesempatannya tampil di lima negara di Eropa, dari 5 hingga 21 Oktober 2017 ini.

Gara-Gara Awet Muda, Penyanyi Ini Harus Berurusan dengan Petugas Bandara, Kok Bisa?

Pasalnya, tur inilah kesempatan pertamanya untuk benar-benar mengekspresikan suara yang ia suka, di depan pasar yang sangat tersegmentasi. Memang benar bahwa Budjana sering tampil di luar negeri, namun biasanya hanya di acara-acara yang diadakan orang Indonesia seperti Kedutaan Besar RI (KBRI).

“Buat saya (tur ini) sangat penting. Bukan soal gengsi apa gimana, tapi saya selama ini ke luar negeri undangan kedutaan, main paling di acara TKI. Seru juga, tapi enggak mungkin saya memainkan instrumental-instrumental saya. Misalnya di KBRI gitu, pasti mereka pengen dangdutan, jadi enggak dapat tempat untuk lagu saya,” ucap Budjana dalam jumpa pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu 1 Oktober 2017.

“Buat saya ini bener-bener pertama kali, apalagi ini bener-bener tur yang orang rasakan tiap hari, orang naik mobil bareng nih. Habis itu malam pindah kota, nge-set lagi, main. Ya gitu deh,” lanjutnya.

TERUNGKAP! Ternyata Dewi Perssik Dinikahi sang Manajer pada 10 September 2017

Budjana pun telah memperjuangkan kesempatan ini sejak setahun lalu, dan izin dari kegiatan-kegiatan GIGI di tangga itu. Dalam tur bersama Meier-Budjana Group, ia akan membawakan musik instrumental jazz, dengan nuansa Indonesia (khas Budjana) campur Balkan (khas Nicolas Meier). Acara-acara musik yang berbeda di sana akan memaparkan Budjana terhadap dunia musik Eropa. Yang pasti, ia harus mempelajari lagu-lagu karya Meier, yang notabene adalah rekan selabelnya di Favored Nations, label milik gitaris kawakan Steve Vai.

“Ini impian dari kecil saya, untuk karya saya bisa didenger orang secara langsung. Mungkin enggak akan terulang lagi. Ini buat saya sih impian, jadi saya minta izin banget,” ucap Budjana.

Kendati demikian, ia tidak setuju penampilannya disebut go-international. Bagi Budjana, tampil di Indonesia saja sudah bisa go-international karena Indonesia juga bagian dari “internasional” yang sering disebut-sebut. Ia melihat fenomena go-international juga dari sudut pandang artis luar negeri.

“Istilah go-international buat saya udah enggak ada sih. Karena Indonesia itu udah internasional, cuma bahasanya aja bukan Bahasa Inggris. Kita harus yakin itu. Mungkin kalau malah yang go-internasional, orang-orang yang main kayak kemarin Dream Theater, itu go-international. jadi harus kita yakin kalau kita itu sudah internasional,” tutup Budjana.

(edi)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement