nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagu Akad Banyak Dipakai Tanpa Izin, Vokalis Payung Teduh: Itu Brutal

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 01:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 27 205 1783629 lagu-akad-banyak-dipakai-tanpa-izin-vokalis-payung-teduh-itu-brutal-S9A2X9pbux.jpg Payung Teduh (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kepopuleran lagu Akad nyatanya tidak hanya memberikan keuntungan bagi Payung Teduh. Di sisi lain, tingginya apresiasi masyarakat terhadap lagu Akad juga menjadi bumerang bagi Mohammad Istiqamah Djamad dan kolega.

Seperti diungkapkan oleh pria yang akrab disapa Is di laman Instagram-nya, banyak pihak yang ikut meraup keuntungan dari lagu Akad tanpa izin dari Payung Teduh.

"Sebenarnya saya dan teman-teman Payung Teduh serta manajemen sudah berusaha menahan diri untuk tidak membuat video seperti ini. Tapi melihat brutalnya aktivitas digital terhadap lagu Akad, mohon maaf kami harus bersikap," tutur Is dalam tayangan berdurasi singkat yang ia posting.

(Baca Juga: Bantah Jadi Orang Ketiga, Nikita Mirzani Ngaku Kenal Baik Nafa Urbach dan Zack Lee)


Dalam lanjutan pernyataannya, Is mengaku telah banyak menyaksikan pelanggaran hak cipta atas lagu Akad. Tak tanggung-tanggung, pihak yang mengaransemen lagu Akad bahkan telah menjual karya mereka ke beberapa platform musik ternama sekaliber Spotify dan iTunes.

"Terima kasih buat penyambutan lagu Akad, buat apresiasi kalian. Enggak apa-apa sebenarnya, cuma ya ijin saja. Ya mohon dibantu lah, biar lebih tertib," lanjut Is dalam ucapannya.



Menanggapi keluhan Is, warganet pun dengan sigap langsung memberikan dukungan. Mereka memberikan apresiasi atas keberanian Is dalam menunjukkan ketegasan bagi para pihak yang mencari keuntungan dari lagu Akad tanpa izin resmi Payung Teduh.

(Baca Juga: Nikita Mirzani Kaget Dengar Miss V Dilelang Situs Nikahsirri.com)

Kendati demikian, warganet juga tetap memperingatkan Is agar dapat menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin. "Cari jalan yang terbaik dan tidak usah ada yang merasa dirugikan," kata salah satu warganet.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini