Image

Kuasa Hukum Pastikan Tangisan Iwa K di Persidangan Bukan Air Mata Palsu

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 18:38 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 13 33 1775257 kuasa hukum pastikan tangisan iwa k di persidangan bukan air mata palsu gnNiZPgODL.jpg Iwa K (Foto: Chyntia Sami/Okezone)

TANGERANG - Dalam sidang lanjutan yang beragendakan keterangan saksi dan terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika, tangis musisi Iwa K mendadak pecah di hadapan majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal itu terjadi saat pria 46 tahun tersebut saat hakim ketua menanyakan bagaimana penyesalannya usai menggunakan barang haram ganja itu.

(Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Kasus Narkoba, Kondisi Iwa K Prima dan Siap)

(Baca Juga: Jalani Rehabilitasi, Kuasa Hukum Iwa K: Kondisinya Sangat Prima)

Menurut kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu menjelaskan kalau kliennya tersebut menangis karena setiap keterangan yang diungkapkan pasti menghubungkannya kepada Tuhan.

"Ya jadi begini saya pikir mereka pada saat persidangan sudah disumpah. Saya merasa kalau ini sudah hubungannya dengan yang di atas," ujar Chris saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (13/9/2017).

Selain itu, Iwa K menangis lantaran penyesalannya atas tindakan menggunakan ganja, serta tak mengingat anak dan istri yang ditinggalkannya selama berurusan dengan hukum.

"Klien kami menangis cukup dalam, karena ia mengingat ada anak, ada istri," ungkapnya.

(Baca Juga: Dicalonkan sebagai Wali Kota Malang, Ashanty: Aku Belum Merasa Pantas)

Oleh sebab itu, dipersidangan pelantun lagu Bebas ini berharap bisa sembuh secara total dan berjanji tak akan mengonsumsi ganja lagi. Serta meyakinkan kalau tangisan kliennya bukan air mata palsu.

"Dia juga sampaikan kebodohan dia, dalam persidangan dia juga berjanji pengin sembuh dan dia tak akan mengulangi. Dia bukan nangis dibuat-buat tapi memang terjadi dari apa yang dirasakan," tutup Chris.

Sekadar diketahui, Iwa K tertangkap tangan membawa tiga linting ganja dalam kemasan rokok kretek yang disimpan di kantong celana bagian depan saat hendak terbang menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Ia diamankan pihak berwajib di Terminal 1 A Bandar Udara Soekarno Hatta pada 29 April 2017 sekira pukul 04.00 WIB.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini