Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

David Bowie: A Life: Sisi Gelap Sang 'Starman', dari Kecanduan Seks hingga Pergulatan Kokain

Siska Maria Eviline , Jurnalis-Senin, 21 Agustus 2017 |00:15 WIB
<i>David Bowie: A Life</i>: Sisi Gelap Sang 'Starman', dari Kecanduan Seks hingga Pergulatan Kokain
David Bowie. (Foto: NME)
A
A
A

Caruso berkisah, menghabiskan malam bersama lelaki kelahiran Brixton, Inggris, itu usai dia menggelar tur di Philadelphia, Amerika Serikat, pada 1972. “Malam itu, dia (Bowie) merayuku, menghujaniku dengan ciuman dan pelukan. Kami juga melakukan hubungan badan,” katanya.

Namun kemudian, ada ketukan di kamar hotelnya. Pengawal Bowie menjawabnya, lalu meminta dia menemui orang di balik pintu tersebut. “Dia berjalan menuju pintu dan beberapa menit kemudian kembali dengan wajah pucat pasi. Dia sangat terkejut. Seseorang menawarinya mayat yang masih hangat untuk disetubuhi,” ujarnya.

Baca juga: Marcell Siahaan Rela Ubah Aransemen Semusim demi Tampil di Prambanan Jazz

“Mereka pikir aku siapa? Kenapa mereka berpikir aku tertarik dengan sesuatu seperti itu. Kenapa aku harus tertarik menyetubuhi mayat?” ucap Bowie bernada geram kepada Caruso.

Pada halaman lain dalam buku itu, Dana Gillespie, penyanyi Inggris era ’70-an, mengungkapkan, menjadi kekasih Bowie ketika dia masih berusia 13 atau 14 tahun. Kala itu, menurut dia, Bowie mengunjunginya dengan kostum Robin Hood.

“Ayahku mengira dia seorang perempuan karena rambut panjangnya. Orang-orang juga berpikir dia seorang homoseksual dan sedikit teatrikal untuk ukuran lelaki di era itu,” kata Gillespie.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement