nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HARI MERDEKA: Tarzan Srimulat Maknai Pentingnya Menghormati dan Bertoleransi di Hari Kemerdekaan

Revi C. Rantung, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 23:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 17 33 1758021 hari-merdeka-tarzan-srimulat-maknai-pentingnya-menghormati-dan-bertoleransi-di-hari-kemerdekaan-L6rUkng0iQ.jpg Tarzan Srimulat (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA – Tarzan Srimulat sebagai salah seorang pelawak senior Indonesia mengungkapkan hal yang berbeda dalam menyambut kemerdekaan Indonesia meski dirinya paham betul Indonesia telah merdeka pada 17 Agustus 1945 lalu.

(Baca Juga: Diam-Diam Morgan Oey Rajin Nonton Upacara Kemerdekaan)

Namun harapan Tarzan untuk kemerdekaan ini agar kita sebagai sesama bisa lebih saling menghormati dan toleransi. Pasalnya, pelawak 72 tahun itu menyayangkan banyak terjadi gesekan akibat perbedaan pendapat.

“Ya merdeka, saya rasa sudah merdeka lah wong 17 Agustus sudah di proklamirkan itu sudah jelas. Hanya kalau kita mencari kemerdekaan dari dalam itu yang penting sudah berbuat baik, jangan ada tekanan, beda sedikit jangan jadi masalah, itu saya kira sedikit mengusik pribadi masing-masing orang-orang Indonesia,” ungkap Tarzan Srimulat.

“Tapi karena kita tuh toleransi ya tetap menghormati. Jadi kamu silakan begini begitu, tapi jangan main sentuh, hukum tetap berlaku,” tambahnya.

(Baca Juga: HUT Ke-72 RI, Maudy Ayunda: Kita Harus Melanjutkan Perjuangan Pahlawan Indonesia)

Selian itu, Tarzan juga diketahui untuk mementaskan sebuah teater musikal yang bertajuk “Mencari Arti Merdeka” bersama anak-anak muda seperti Bastian Steel, Harmoni 8 dan masih banyak lagi. Tentu ini merupakan salah satu bentuk cara Tarzan untuk menyambut kemerdekaan Indonesia. Dalam teater musikal ini, akan menyajikan sesuatu yang menarik dimana percampuran teater dan juga wayang orang.

(Baca Juga: Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Air, Aurelie Moeremans Jadi Kebanggaan)

Di samping itu, pelawak senior ini juga mengapresiasi lantaran cara tersebut menjadi awal pengenalan budaya wayang kepada para anak-anak yang sama sekali belum mengetahui tentang keberadaan warisan tradisonal tersebut. Ia juga tak berharap dengan adanya teater ini dapat menambah wawasan anak-anak modern.

“Jadi menariknya begini, ini kok teater muda musik lah di campur wayang. Ini hebatnya seperti ini, walau sudah modern apapun jangan meninggalkan yang lama-lama mesti dibuka lagi yaitu album-album lalu. Dan juga memperkenalkan cerita wayang kepada adik-adik kita. Karena dalang, wayang, ketoprak itu tahunya di Jawa, Jakarta itu enggak ada. Jadi adanya kaya gini setidaknya nambah wawasan, bisa untuk adik-adik yang nonton,” tambahnya. 

(Baca Juga: Fedi Nuril Tertidur Jadi Pemimpin Upacara Hari Kemerdekaan)

Seperti yang kita ketahui, memang seni tradisional wayang kulit tengah sedikit terpinggirkan. Namun, untuk saat ini Tarzan Srimulat mengaku bangga dengan perkembangan wayang kulit. Terlebih dalang-dalang wayang kulit sendiri sudah lebih kreatif meski asal dalang-dalang wayang dari daerah tertentu. Tak menutup kemungkinan kini seorang dalang wayang pandai berbahasa Inggris.

“Sekarang dalang-dalang yang dari daerah yang sekarang main di Jakarta sudah kreatif saya kira. Menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, apalagi sudah menggunakan sinar laser, umpanya kaya film silat, sudah kayak seperti itu. Jadi daya tariknya udah ada ilustrasinya seperti itu, ada musik rocknya,” tutupnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini