nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Bangkitkan Film Keluarga, Alasan Raffi Ahmad Garap Film Rafathar

Lidya Hidayati, Jurnalis · Sabtu 05 Agustus 2017 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 05 33 1750506 ingin-bangkitkan-film-keluarga-alasan-raffi-ahmad-garap-film-rafathar-gZWEpdHWSk.jpg Konferensi pers Gala Premier Film Rafathar. (Foto: Okezone/Lidya Hidayati)

JAKARTA - Ketika bioskop dipenuhi film bergenre romance atau superhero, Raffi Ahmad mencoba membuat gebrakan dengan memproduksi film bergenre keluarga lewat Rafathar. Usut punya usut, minimnya film keluarga di Indonesia menjadi pendorong
Raffi untuk menggarap karya bergenre family.

Awalnya, Raffi mengaku, hanya ingin membuat film untuk kenang-kenangan sang anak. Namun ide itu berkembang setelah suami Nagita Slavina tersebut, menyadari betapa kurangnya film keluarga di dalam negeri.

BACA JUGA: Cute! Rafathar Tertidur Saat Hadiri Gala Premiere Film Rafathar

Ide itu, menurut dia, disampaikannya kepada sutradara muda berbakat, Anggy Umbara. "Meski ide cerita berasal dari saya, namun pengembangan cerita dilakukan sepenuhnya oleh Anggy dan Umbara Brothers. Jadi dalam film ini, Rafathar akan menjadi pahlawan super gitu," kata Raffi Ahmad saat konferensi pers Gala Premiere Rafathar di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

Senada dengan Raffi, Anggy Umbara juga berkeinginan membangkitkan masa kejayaan film keluarga seperti era '90-an. "Pada masa itu, saya ingat ada Home Alone dan Baby's Day Out yang begitu populer. Saya, kangen dengan dengan masa-masa itu. Akhirnya, saya tampung ide Raffi," paparnya.

BACA JUGA: Demi Rafathar, Raffi Ahmad Tampil Bak Rocker

Raffi Ahmad Syok Lihat Gaya Tidur Rafathar, Rusuh Banget

Lewat Rafathar, Anggy tak hanya menghidupkan kembali film keluarga, namun ia juga mencoba untuk memopulerkan genre sci-fi yang belum awam di Indonesia. "Saya ingin menaikkan genre sci-fi sehingga perfilman Indonesia memiliki ragam genre. Akhirnya saya mengombinasikan keinginan Raffi dengan ide saya. Inilah story line-nya," jelas Anggy.

Untuk menyempurnakan film sci-fi pertama Indonesia ini, Anggy mengaku, menggunakan motion capture, teknologi pertama yang diterapkan dalam film Indonesia.
Pengerjaannya mengandeng tim Epic FX studio yang juga terlibat dalam penggarapan sejumlah film Hollywood, seperti Superman Returns, The Incredible Hulk, Life of Pie, dan Night at the Museum.

BACA JUGA: Diam-Diam Raffi Ahmad Punya Nazar Jika Film Rafathar Sukses

Sementara itu, Rafathar bercerita tentang penculikan balita bernama Rafathar oleh Johny Gold (Raffi Ahmad) dan Popo (Babe Cabita). Misi penculikan tersebut menjadi tidak gampang diselesaikan karena Rafathar ternyata memiliki kekuatan telekinetik yang mampu mengendalikan logam.

Pecinta film Tanah Air bisa menyaksikan kecanggihan teknologi dalam film yang juga dibintangi oleh artis Malaysia Nur Fazura itu, mulai 10 Agustus 2017 di bioskop.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini