Image

Rising Star Indonesia: Kreatif Aransemen Lagu, Zerosix Park Diminta Hati-Hati

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 01:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 21 598 1647784 rising-star-indonesia-kreatif-aransemen-lagu-zerosix-park-diminta-hati-hati-Gq9AyC8siH.jpg Zerosix Park, Rising Star Indonesia

JAKARTA – Zerosix Park sajikan aransemen berani di babak semifinal panggung Rising Star Indonesia, Senin (20/3/2017). Meski menuai kritik dari para expert, namun rupanya penampilan mereka berhasil diangkat oleh kekuatan vokalis dan keyboardis mereka.

“Zerosix udah ada jiwa produsernya,” tutur expert Armand Maulana. Untuk penampilannya, Zerosix Park mengaransemen lagu I Miss You but I Hate You karya Slank dengan sentuhan saksofon di tengah lagu dan nuansa funk di lagu mereka.

Namun, ada satu bagian penting yang digarisbawahi Armand. Adanya bagian saksofon dalam lagu mereka dianggap terlalu memaksa, sehingga Armand harus meminta Zerosix agar lebih berhati-hati ke depannya. Terlebih karena permainan saksofon yang disajikan juga fals.

Namun, dua expert lainnya yaitu Ariel dan Ari Lasso justru setuju dengan pendapat expert Judika, yaitu meskipun Zerosix menyuguhkan konsep yang baik, penampilan mereka tidak terlalu baik.

“Aransemennya tetep bagus, cuma eksekusinya tidak sebagus kemarin. Tadi enggak terlalu memuaskan buat aku sih,” papar Judika.

Ari memperdalam pendapat tersebut. menurut Ari, drummer dan bassist Zerosix kurang harmonis, sehingga terdengar tidak seirama. Namun, penampilan tersebut berhasil diangkat oleh sang vokalis, Aldi, dan kibordis, Nida. Ari bahkan memuji-muji penampilan Aldi yang sangat kuat dan berhasil jadi pusat perhatian.

“Pertama yang jadi kelemahan di seperempat lagu pertama adalah tidak nge-blend-nya rhythm section, agak kejar-kejaran bass dengan drumnya, tapi di belakang semakin bagus. (Tapi,) hati-hati menjaga vokalismu ini ya, dia ini kuat sekali di atas panggung. Daya tarik keduanya itu ada di keyboardisnya, pemilihan sound-mu itu unik buat yang zaman sekarang,” papar Ari.

Aransemen berani mereka itu pun berhasil membuatnya melaju ke babak Grand Final, melebihi skor Fazrun dengan pencapaian sebesar 80%. Skor tersebut sama dengan Trio Wijaya yang juga berhasil lolos.

Namun, yang penting bagi para expert, Zerosix harus lebih memerhatikan permainan personel-personel lainnya sehingga penampilan tetap dapat seimbang.

“Itu PR di saya. Gimana kalian bermain sebagai Zerosix Park yang sesungguhnya,” tutup Ari.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini