Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Movie Review: Pertempuran Sengit King Kong di Pulau Kekuasaannya

Ady Prawira Riandi , Jurnalis-Rabu, 08 Maret 2017 |00:36 WIB
Movie Review: Pertempuran Sengit King Kong di Pulau Kekuasaannya
Poster Film Kong Skull Island (Foto: Youtube)
A
A
A

JAKARTA – Indonesia kembali kedatangan film blockbuster seru yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kong: Skull Island selain memiliki cerita seru dan menarik juga dibintangi oleh sederet bintang ternama Hollywood. Sebut saja Brie Larson, Tom Hiddleston, dan Samuel L. Jackson ikut andil dalam membuat film ini hidup dengan ceritanya yang memang ringan.

Dikisahkan dalam film ini ada sebuah regu yang terdiri dari penjelajah dan tentara yang memiliki misi untuk menemukan potensi di sebuah pulau di Pasifik. Semua berawal dari rencana Bill Randa (John Goodman) yang ternyata pernah memiliki pengalaman luar biasa sebelumnya di pulau tersebut. Dengan bermodalkan alibi takut didahului oleh Rusia, karena setting film ini diambil setelah Perang Dingin di mana Amerika dan Russia masih bersitegang, pihak pemerintah pun memperbolehkan ekspedisi ini dilakukan.

Ekspedisi pun akhirnya melibatkan James Conrad (Tom Hiddleston) dan Mason Weaver (Brie Larson) serta Preston Packard (Samuel L. Jackson). Packard menjadi pemimpin regu tentara yang mengatur segala sesuatu dalam ekspedisi tersebut sementara Conrad hanyalah seorang mantan tentara yang sudah dibebas tugaskan pada ekspedisi tersebut. Weaver di sini adalah seorang fotografer jurnalis yang selalu membawa kameranya dan mengabadikan beberapa momen.

Kedatangan mereka ke pulau ternyata tak disambut hangat oleh Kong. Bagaimana tidak, regu ekspedisi langsung menjatuhkan bom Seismik ketika pertama kali tiba. Kong pun marah karena tanahnya dibombardir dari udara oleh helikopter-helikopter regu ekspedisi.

Cerita pun berlanjut dengan berbagai masalah yang ada. Salah satunya adalah Packard yang dendam terhadap Kong karena menghabisi beberapa prajuritnya. Ia pun ingin menghabisi Kong dengan berbagai cara. Sementara Conrad dan Weaver justru mendapat sebuah pengalaman indah karena bertemu dengan Hank Marlow (John C. Reilly), orang Amerika yang sudah hidup selama 28 tahun di pulau tersebut. Ia pun mengajak Conrad dan Weaver bertemu dengan suku pribumi yang bernama Suku Iwis.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement